Benarkah Mesotherapy Bisa Memberantas Selulit


Mesotherapy dikembangkan di Perancis pada tahun 1952 dan diperkenalkan beberapa tahun yang lalu di Amerika Serikat. Benarkah Mesotherapy bisa menyingkirkan problema selulit?

Mesotherapy dipromosikan sebagai alternatif tanpa sedot lemak untuk mengurangi dan memberantas selulit tubuh dan di sekelilingnya. Tapi belum terbukti efektif dan secara potensial bisa berbahaya jika digunakan.

Selulit adalah istilah untuk deposito lemak berlebih yang memberikan penampilan kulit terlihat ada guratan-guratan putih seperti parut. Dalam metode Mesotherapy, seorang dokter menyuntikkan campuran obat, ekstrak tumbuh-tumbuhan, enzim, dan senyawa lainnya ke dalam daerah kulit yang bermasalah.

Bahan yang sering digunakan adalah phosphatidylcholine (lesitin) dan isoproterenol yakni obat asma yang sudah digunakan dalam penelitian obesitas. Para pendukung yang menggunakan teknik ini mengatakan bahwa Mesotherapy dapat meningkatkan aliran darah dan getah bening ke dalam jaringan dan memecah sel-sel lemak, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.

Tapi tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana cara kerjanya dan jika ada efeknya, masyarakat pun penting untuk mengetahuinya. Inilah yang membuat para dokter mewaspadai efek yang terjadi jika prosedur ini dilakukan.

Selain itu, tidak ada formula standar atau dosis yang disarankan oleh para praktisi dalam melakukan campuran formula obat dalam proses kerjanya. Rata-rata mereka yang melakukannya akan membuat takaran campuran sendiri.

Tidak ada obat yang disetujui FDA untuk digunakan dalam Mesotherapy tubuh. Proses ini juga tidak diketahui secara pasti apakah efeknya bisa mempengaruhi jaringan atau organ lain. Karena proses Mesotherapy tidak cukup dengan anggaran yang sedikit, paling tidak dibutuhkan persiapan biaya lebih dari $ 1.000 per sesi, sebanyak lima sesi atau lebih, yang mungkin disarankan.

Meskipun tidak ada laporan efek serangan jantung atau stroke, seperti yang terjadi pada sedot lemak, Mesotherapy tetap tidak bebas risiko. Bahkan yang paling ekstrim efeknya dapat menimbulkan pembengkakan, reaksi alergi dan infeksi, yang membutuhkan terapi obat, bahkan pembedahan. Jika pun dilakukan dengan benar, akan ada bekas seperti jaringan parut yang membuat kulit makin tidak cantik.

Untuk itu berusahalah menghindari Mesotherapy untuk solusi kesehatan kulit Anda. Saran terbaik adalah, dengan berolahraga dan berusaha menurunkan berat badan dengan cara yang benar. Cara-cara sederhana ini justru bisa membantu mengurangi selulit sekaligus bisa bermanfaat bagi kesehatan Anda.
sumber : viva news
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kesulitan Belajar Pada Anak

PENDAHULUAN

Bayangkan betapa menderitanya seorang anak jika ia tidak mampu untuk mengemukakan atau mengkomunikasikan segala keinginannya atau ia tidak mampu memusatkan perhatiannya untuk belajar. Kondisi ini akan membuat anak mengalami kesulitan di dalam kelas dan mungkin tertinggal dalam satu atau beberapa mata pelajaran tertentu. Tidak hanya anak yang merasa tertekan, orang tuanyapun mungkin akan merasakan kebingungan atas problematika yang dihadapi oleh sang anak.

Proses belajar merupakan suatu proses yang berkesinambungan dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh. Sejak bayi dilahirkan, ia sudah mulai dengan proses belajarnya yang pertama yaitu, belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia. Hal ini akan berjalan terus sampai anak masuk sekolah dan proses pembelajaran formal mulai diterapkan pada dirinya. Pada saat ini, seorang anak perlu dirangsang untuk mengembangkan rasa cinta akan belajar, kebiasaan-kebiasaan belajar yang baik dan rasa diri sebagai pelajar yang sukses. Namun demikian, proses pembelajaran tidak selalu berjalan mulus hanya dengan faktor di atas.
Kesulitan/Gangguan belajar ( Learning Disorders ) merupakan suatu kesulitan/gangguan belajar pada anak dan remaja yang ditandai oleh adanya kesenjangan yang signifikan antara taraf intelengensi seorang anak dengan kemampuan akademik yang seharusnya sudah dapat dicapai oleh anak seusianya.

Hal ini merupakan masalah, baik di sekolah maupun di rumah. Oleh karena, gangguan /kesulitan belajar yang tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan berbagai bentuk gangguan emosional/psikiatrik yang akan berdampak lebih buruk lagi bagi perkembangan kualitas hidup anak di kemudian hari. Dengan demikian kepekaan orang tua dan guru kelas sangatlah membantu dalam deteksi dini kesulitan belajar, sehingga anak dapat memperoleh penanganan sedini dan seoptimal mungkin dari tenaga professional sebelum semuanya menjadi terlambat.

BERAPA SERING ANGKA KEJADIAN KESULITAN BELAJAR ?

Pada tahun 1997, dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dikatakan bahwa 1,8 % dari anak usia sekolah mengalami kesulitan belajar, dengan kesulitan membaca sebagai kesulitan belajar utama. 20 % dari anak yang di diagnosis kesulitan belajar tersebut dikatakan mengalami defisit neurologis yang bervariasi dari ringan sampai berat sehingga membuat mereka
menjadi sulit untuk menulis dan membaca.
Di Indonesia pada tahun 1996 Pusbang Kurrandik ( Pusat Pengembangan Kurikulum dan Sarana Pendidikan ) Balitbang Dikbud melakukan penelitian terhadap 4994 siswa sekolah dasar kelas I – VI di provinsi Jabar, Lampung, Kalbar dan Jatim, mendapatkan hasil bahwa 696 dari siswa SD( 13,94 % ) tersebut mengalami kesulitan belajar umum, dan 479 di antaranya mengalami kesulitan membaca ( disleksia ). Hal ini memberikan gambaran bahwa kesulitan belajar di kalangan siswa SD perlu mendapat perhatian yang serius dari semua pihak, baik dari dunia pendidikan, medik, psikologik, orang tua dan pihak lainnya yang terkait, karena tahap sekolah dasar merupakan tahap preliminer dalam mencapai tahap pendidikan ke jenjang berikutnya.

APA TUJUAN DAN KEBUTUHAN PROSES BELAJAR ?

Proses belajar pada anak mempunyai beberapa tujuan, diantaranya ialah ;
Untuk dapat maju ke fase perkembangan selanjutnya
Agar anak mempunyai keterampilan-keterampilan yang baru yang berguna bagi perkembangan dirinya
Agar anak dapat mengerti peranan sosial yang harus dijalankannya, serta mampu mengerti peranan orang lain dalam konteks sosialnya.

Dengan demikian proses belajar merupakan suatu proses seumur hidup yang kompleks dan merupakan bagian dari proses tumbuh kembang seorang anak. Aspek perkembangan yang banyak berperan dalam dalam proses belajar ialah perkembangan kognitif.

Ada tiga faktor yang dibutuhkan dalam perkembangan kognitif /proses belajar yang optimal, yaitu :

1. Kematangan dan keutuhan dari struktur organ-organ seseorang, termasuk otak, alat persepsi,sistim motorik, serta faktor genetik.

2. Stimulasi atau rangsangan yang optimal dan berkesinambungan dari lingkungan. Sikap , respon dan dorongan dari orang tua sangatlah berpengaruh dalam proses belajar seorang anak. Sikap menghargai setiap rasa keingintahuan anak merupakan awal dan dasar yang kuat bagi proses belajar sang anak selanjutnya. Di lain pihak, sekolah yang merupakan tempat anak menempa ilmu secara formal juga ikut berperan. Bangunan fisik sekolah, guru, relasi guru dengan anak, dan relasi anak dengan teman sebayanya, serta kurikulum yang dijalankan sekolah juga merupakan hal yang krusial dalam tercapainya perkembangan kognitif yang optimal

3. Peran aktif anak yang bersangkutan untuk mengolah setiap asupan yang diterima dari lingkungannya. Dengan kata lain, motivasi dan minat belajar yang tinggi pada seorang anak akan mendorong dirinya menuju ke arah perkembangan kognitif yang baik.

Oleh karena itu, proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor yang ada di dalam diri anak saja, tetapi juga oleh faktor-faktor eksternal lainnya. Dengan demikian, adanya gangguan atau hambatan pada ke tiga faktor di atas dapat menimbulkan berbagai jenis kesulitan belajar pada anak.

BERBAGAI JENIS GANGGUAN FISIK DAN PSIKIATRIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN TIMBULNYA KESULITAN BELAJAR PADA ANAK.

I. GANGGUAN FISIK

Gangguan dalam sistim saraf pusat/otak anak atau organ pendengaran atau organ penglihatan, misalnya oleh karena adanya infeksi baik langsung maupun tidak langsung pada otak, trauma pada otak, penyakit bawaan, gangguan konduksi listrik ( epilepsi ), gangguan metabolic sistemik, dll. Semua ini dapat yang menyebabkan timbulnya disfungsi otak minimal, yang mungkin bermanifestasi dalam berbagai bentuk gangguan psikiatrik, di antaranya ialah kesulitan belajar.

II. GANGGUAN PSIKIATRIK

o Retardasi Mental
Kondisi ini ditandai oleh tingkat kecerdasan anak yang berada di bawah rata-rata. Anak akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari sebagaimana anak seusianya, seperti mengurus dirinya sendiri, melakukan pekerjaan rumah atau berinteraksi dengan lingkungannya.
o Gangguan Pemusatan Perhatian & Hiperaktivitas.
Ciri utama dari gangguan ini adalah kesulitan anak untuk memusatkan perhatian-nya yang timbul pada lebih dari satu situasi, misalnya di rumah, di sekolah dan di dalam kendaraan, dll, dapat disertai atau tidak disertai dengan hiperaktivitas. Gangguan ini disebabkan oleh adanya kelainan fungsi inhibisi perilaku dan kontrol diri. Anak tidak mampu untuk berkonsentrasi pada satu pekerjaan tertentu, dan merencanakan tujuan dari pekerjaan tersebut. Ia tidak mampu menyusun langkah-langkah dalam usaha untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian ia akan mengalami kesulitan dalam menyimak pelajaran yang diberikan gurunya, dan akhirnya ia tidak mengerti apa yang diterangkan oleh gurunya itu.
• Gangguan Tingkah Laku
Pada anak yang mengalami gangguan ini seringkali dikatakan sebagai anak nakal, sulit diatur, suka melawan, sering membolos dan berperilaku antisosial, dll. Anak dengan Gangguan Tingkah Laku ini seringkali mempunyai prestasi akademik di bawah taraf yang diperkirakan. Kesulitan belajar yang terjadi dikarenakan anak sering membolos, malas, motivasi belajar yang kurang, kurang disiplin, dll.
o Gangguan Depresi
Seorang anak yang mengalami Gangguan Depresi akan menunjukkan gejala-gejala seperti: Perasaan sedih yang berkepanjangan, Suka menyendiri ,Sering melamun di dalam kelas/di rumah ,Kurang nafsu makan atau makan berlebihan ,Sulit tidur atau tidur berlebihan , Merasa lelah, lesu atau kurang bertenaga ,Merasa rendah diri, Sulit konsentrasi dan sulit mengambil keputusan ,Merasa putus asa, Gairah belajar berkurang, Tidak ada inisiatif, hipo/hiperaktivitas
Anak dengan gejala-gejala depresi akan memperlihatkan kreativitas, inisiatif dan motivasi belajar yang menurun, dengan demikian akan menimbulkan kesulitan belajar sehingga membuat prestasi belajar anak menurun hari demi hari.

JENIS KESULITAN BELAJAR

Kesulitan belajar bukanlah suatu diagnosis tunggal semata-mata, melainkan terdiri dari berbagai jenis gangguan dengan berbagai macam gejala, penyebab, pengobatan dan perjalanan penyakit. Tidak semua problem belajar merupakan suatu kesulitan belajar. Ada anak yang menunjukkan perkembangan suatu keahlian tertentu lebih lambat daripada anak lain seusianya dan sebaliknya, tetapi masih dalam batas kewajaran. Untuk menentukan apakah seorang anak mengalami kesulitan belajar tertentu atau tidak digunakan pedoman yang diambil dari Diagnostic & Statistical Manual of Mental Disorders IV ( DSM - IV ).


Ada 2 kelompok besar kesulitan belajar, yaitu :

1. Gangguan Perkembangan Wicara & Berbahasa
Problem wicara & bahasa seringkali merupakan indikator awal adanya kesulitan belajar pada seorang anak. Gangguan berbahasa pada anak usia balita berupa keterlambatan komunikasi baik verbal ( berbicara ) maupun non-verbal. Secara umum dapat dikatakan bahwa bila anak berusia 2 tahun belum dapat mengatakan kalimat 2 kata yang berarti, maka anak mengalami
keterlambatan perkembangan wicara-bahasa.
Anak dengan Gangguan Perkembangan Wicara & Bahasa dapat mengalami kesulitan
untuk ;
• Memproduksi suara huruf/kata tertentu
• Menggunakan bahasa verbal/tutur dalam berkomunikasi, tetapi
pemahaman bahasanya baik. Orang tua sering kali berkata “ anak saya
mengerti apa yang saya ucapkan, tetapi belum bias berbicara “.
• Memahami bahasa verbal yang dikemukakan oleh orang lain,
walaupun kemampuan pendengarannya baik. Anak hanya dapat meniru kata-kata
tanpa mengerti artinya ( membeo ).

2. Gangguan Kemampuan Akademik ( Academic Skills Disorders )
Ada 3 jenis Gangguan Kemampuan Akademik ;
o Gangguan Membaca
Membaca merupakan dasar utama untuk memperoleh kemampuan belajar di bidang
lainnya. Proses membaca ini merupakan suatu proses yang kompleks yang
melibatkan ke dua belahan otak. Persentasi dari Gangguan Membaca ini
dikatakan sebesar 2- 8 % dari anak usia sekolah. Anak yang mengalami
Gangguan Membaca menunjukkan adanya ;
i. Inakurasi dalam membaca, seperti ;
§ Membaca lambat, kata demi kata jika dibandingkan dengan anak seusianya, intonasi suara turun naik tidak teratur
§ Sering terbalik dalam mengenali huruf dan kata, misalnya antara kuda dengan daku, palu dengan lupa, huruf b dengan d, p dengan q, dll
§ Kacau terhadap kata yang hanya sedikit perbedaannya, misalnya bau dengan buah, batu dengan buta, rusa dengan lusa, dll
§ Sering mengulangi dan menebak kata-kata atau frasa
ii. Pemahaman yang buruk dalam membaca, dalam arti anak tidak mengerti isi cerita/teks yang dibacanya.

o Gangguan Menulis Ekspresif
Kondis ini ditandai oleh ketidakmampuan anak untuk membuat suatu komposisi tulisan dalam bentuk teks, dan keadaan ini tidak sesuai dengan tingkat perkembangan anak seusianya. Gejala utamanya ialah adanya kesalahan dalam mengeja kata-kata, kesalahan tata bahasa, kesalahan tanda baca, paragraf dan tulisan tangan yang sangat buruk. Selain itu, mereka juga mengalami kemiskinan tema dalam karangannya.
• Gangguan Berhitung
Gangguan Berhitung merupakan suatu gangguan perkembangan kemampuan aritmetika atau keterampilan matematika yang jelas mempengaruhi pencapaian prestasi akademikanya atau mempengaruhi kehidupan sehari-hari anak. Gejala yang ditampilkan di antaranya ialah;
§ Kesulitan dalam mempelajari nama-nama angka
§ Kesulitan dalam mengikuti alur suatu hitungan
§ Kesulitan dengan pengertian konsep kombinasi dan separasi
§ Inakurasi dalam komputasi
§ Selalu membuat kesalahan hitungan yang sama
§ Dll

BAGAIMANA DETEKSI DINI KESULITAN BELAJAR ?

Tanda dari kesulitan belajar sangat bervariasi, tergantung dari usia anak pada saat itu. Sensitivitas atau kepekaan orang tua dan guru seringkali sangat membantu dalam deteksi dini. Orang tua atau guru yang melihat adanya kesenjangan yang konsisten antara kemampuan akademik anak dengan kemampuan rata-rata teman sekelasnya atau prestasi anak yang tidak kunjung meningkat walaupun pelajaran tambahan sudah diberikan, haruslah mulai berpikir apa yang sebenarnya terjadi dalam diri sang anak. Apalagi jika disertai oleh beberapa gejala di bawah ini ;.

*** Untuk anak pra-sekolah ;
§ Keterlambatan berbicara jika dibandingkan anak seusianya
§ Adanya kesulitan dalam pengucapan kata
§ Kemampuan penguasaan jumlah kata yang minim
§ Seringkali tidak mampu menemukan kata yang sesuai untuk suatu kalimat
§ Kesulitan untuk mempelajari dan mengenali angka, huruf dan nama-nama hari dalam seminggu
§ Mengalami kesulitan dalam menghubung-hubungkan kata dalam suatu kalimat
§ Kegelisahan yang sangat ekstrim dan mudah teralih perhatiannya
§ Kesulitan berinteraksi dengan anak seusianya
§ Menunjukkan kesulitan dalam mengikuti suatu petunjuk atau rutinitas tertentu
§ Selalu menghindari permainan ‘puzzles’
§ Menghindari pelajaran menggambar atau prakarya tertentu seperti menggunting

*** Untuk anak usia sekolah

§ Mempunyai kemampuan daya ingat yang buruk
§ Selalu membuat kesalahan yang konsisten dalam mengeja dan membaca, misalnya huruf b dibaca d, huruf m dibaca w, kesalahan transposisi yaitu kata roda dibaca dora
§ Lambat untuk mempelajari hubungan antara huruf dengan bunyi pengucapannya
§ Bingung dengan operasionalisasi tanda-tanda dalam pelajaran matematika, misalnya tidak dapat membedakan antara tanda – dengan +, tanda + dengan x, dll
§ Sulit dalam mempelajari keterampilan baru, terutama yang membutuhkan kemampuan daya ingat yang baik
§ Sangat aktif, tidak mampu menyelesaikan satu tugas/kegiatan tertentu secara tuntas
§ Impulsif ( bertindak sebelum berpikir )
§ Sulit konsentrasi atau perhatiannya mudah teralih
§ Sering melakukan pelanggaran baik di sekolah atau di rumah
§ Tidak bertanggung jawab terhadap kewajibannya
§ Tidak mampu merencanakan kegiatan sehari-harinya
§ Problem emosional seperti mengasingkan diri, pemurung, mudah tersinggung atau acuh terhadap lingkungannya
§ Menolak bersekolah
§ Mengalami kesulitan dalam mengikuti petunjuk atau rutinitas tertentu
§ Ketidakstabilan dalam menggenggam pensil/pen
§ Kesulitan dalam mempelajari pengertian tentang hari / waktu

Jika orang tua atau guru menemukan beberapa gejala di atas maka sebaiknya dilakukan evaluasi oleh tenaga profesional seperti, dokter anak atau psikiater anak atau tenaga profesional lainnya.

PEMERIKSAAN APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN ?

Pemeriksaan terhadap anak dengan kesulitan belajar sebaiknya dilakukan oleh suatu tim kerja terpadu yang meliputi berbagai disiplin ilmu, seperti ;
1. Dokter anak
2. Psikiater anak
3. Psikolog
4. Orthopaedagog
5. dll

• Wawancara orang tua dan anak
o Riwayat kehamilan
o Riwayat perkembangan fisik dan mental anak
o Riwayat medik anak termasuk fungsi indera penglihatan dan pendengaran
o Riwayat keluarga dan ada tidaknya perubahan struktur keluarga
o Usia mulai timbulnya kesulitan belajar
o Ada tidaknya masalah kelurga yang dapat memicu timbulnya kesulitan belajar pada anak
o Apakah ada tanda-tanda pencenderaan pada anak, baik fisik, emosi atau seksual

• Evaluasi anak oleh
o Dokter anak
Dokter anak merupakan dokter yang sering melakukan skrining awal adanya kesulitan belajar pada anak. Pemeriksaan fisik dan neurologi lengkap biasanya telah dilakukan, termasuk pemeriksaan mata, pendengaran atau kondisi medik lainnya bila diperlukan
o Psikiater anak
Melakukan pemeriksaan kondisi mental emosional anak. Evaluasi perasaan anak terhadap ketidakmampuan dalam memenuhi harapan sekolah atau orang tuanya.
Observasi bagaimana interaksi anak dengan lingkungannya, harapan dan cita-cita anak. Selain itu, melakukan analisa dan penyimpulan akan adanya gangguan psikiatrik lain yang menyertai kesulitan belajar
o Psikolog
Pemeriksaan oleh psikolog akan memberikan data mengenai sikap anak dalam menghadapi tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu juga memberikan masukan mengenai fungsi kecerdasan, bakat dan minat anak secara keseluruhan.
o Guru
Informasi mengenai pola perilaku dan prestasi akademik anak di sekolah, khususnya di dalam kelas merupakan informasi yang penting diketahui. Informasi ini tidak hanya penting dalam menegakkan diagnosis, tetapi juga dalam tindak lanjut dari penanganan yang akan dan telah diberikan kepada anak.

DAMPAK KESULITAN BELAJAR
Kesulitan belajar yang terjadi pada seorang anak tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan dan perkembangan anak saja, tetapi juga berdampak dalam kehidupan keluarga dan juga dapat mempengaruhi interaksi anak dengan lingkungannya. Sistim keluarga dapat mengalami disharmoni oleh karena saling menyalahkan di antara ke dua orang tua. Orang tua merasa frustrasi, marah, kecewa, putus asa, merasa bersalah atau menolak, dengan kondisi ini justru membuat anak dengan kesulitan belajar merasa lebih terpojok lagi.
Anak dengan kesulitan belajar seringkali menuding dirinya sebagai anak yang bodoh, lambat, berbeda dan keterbelakang. Mereka menjadi tegang, malu, rendah diri dan berperilaku nakal, agresif, impulsif atau bahkan
menyendiri/menarik diri untuk menutupi kekurangan pada dirinya. Seringkali mereka tampak sulit berinteraksi dengan teman-teman sebayanya, dan lebih mudah bagi mereka untuk bergaul dan bermain dengan anak-anak yang mempunyai usia lebih muda dari mereka. Hal ini menandakan terganggunya sistim harga diri anak. Kondisi ini merupakan sinyal bahwa anak membutuhkan pertolongan segera.


APAKAH KESULITAN BELAJAR DAPAT DIATASI ?

Walaupun gangguan yang terjadi pada sebagian otak sudah tidak dapat diperbaiki lagi, tetapi masih ada bagian otak lain yang masih dapat dirangsang untuk dapat berfungsi optimal. Oleh karena itu pemberian terapi haruslah sedini dan seoptimal mungkin, sehingga anak diharapkan dapat mengejar apa yang menjadi kekurangannya selama ini. Penanganan yang diberikan pada kasus anak dengan kesulitan belajar tergantung pada hasil pemeriksaan yang komprehensif dari tim kerja. Tim ini terdiri dari berbagai tenaga profesional ( sudah disebutkan di atas ) yang bekerja pada suatu klinik kesulitan belajar. Dengan demikian orang tua akan memperoleh pelayanan ‘one stop assessment’ yang mempermudah mereka dalam mencari pertolongan untuk anaknya.

Penanganan yang diberikan pada anak dengan kesulitan belajar meliputi ;
o Penatalaksanaan di bidang medis
o Penatalaksanaan di bidang pendidikan


A. Penatalaksanaan di bidang medis


Terapi obat
Pengobatan yang diberikan adalah sesuai dengan gangguan fisik atau
psikiatrik yang diderita oleh anak, misalnya ;
§ Berbagai kondisi depresi dapat diberikan obat gol. Antidepresan
§ GPPH diberikan obat gol. Psikostimulansia, misalnya Ritalin
§ Dll.

Terapi perilaku
Terapi perilaku yang sering diberikan adalah modifikasi perilaku. Dalam hal ini anak akan mendapatkan penghargaan langsung jika ia dapat memenuhi suatu tugas atau tanggung jawab atau berperilaku positif tertentu. Di lain pihak, ia akan mendapatkan peringatan jika ia memperlihatkan perilaku negatif. Dengan adanya penghargaan dan peringatan langsung ini maka diharapkan anak dapat mengontrol perilaku negatif yang tidak dikehendaki, baik di sekolah atau di rumah.
Psikoterapi suportif
Dapat diberikan kepada anak dan keluarganya. Tujuannya ialah untuk memberi pengertian dan pemahaman mengenai kesulitan yang ada, sehingga dapat menimbulkan motivasi yang konsisten dalam usaha untuk memerangi kesulitan ini.
Pendekatan psikososial lainnya ialah ;
§ Psikoedukasi orang tua dan guru
§ Pelatihan keterampilan sosial bagi anak

B. Penatalaksanaan di bidang pendidikan

Dalam hal ini terapi yang paling efektif ialah terapi remedial, yaitu bimbingan langsung oleh guru yang terlatih dalam mengatasi kesulitan belajar anak. Guru remedial ini akan menyusun suatu metoda pengajaran yang sesuai bagi setiap anak. Mereka juga melatih anak untuk dapat belajar dengan baik dengan tehnik-tehnik pembelajaran tertentu ( sesuai dengan jenis kesulitan belajar yang dihadapi anak ) yang sangat bermanfaat bagi anak dengan kesulitan belajar.


BAGAIMANA PERANAN ORANG TUA DALAM MEMBANTU ANAK DENGAN KESULITAN BELAJAR ?

Guru kelas biasanya tidak mempunyai waktu yang cukup untuk supervisi bagi setiap murid-muridnya. Di sini pentingnya mengapa anak memerlukan bimbingan belajar di luar jam sekolah. Ada orang tua yang mencarikan tenaga guru remedial bagi anaknya, namun ada juga yang mengerjakannya sendiri. Dengan demikian orang tua memainkan peranan yang penting dalam meningkatkan prestasi belajar anaknya. Oleh karena itu ada beberapa petunjuk yang perlu diketahui oleh para orang tua :

Pilih waktu yang baik untuk belajar
Pakai buku yang digunakan guru di sekolah
Ciptakan suasana belajar yang nyaman dan tenang
Melatih anak untuk mendiskusikan isi suatu buku dengan hanya melihat judul buku/sampulnya sebelum anak mulai membaca
Melatih anak untuk mengenal angka atau huruf dengan alat peraga yang dapat diraba dan dengan warna-warna menarik
Melatih anak untuk mengenal operasionalisasi tanda dalam matematika dengan memberikan contoh-contoh dari kehidupan sehari-hari
Hindari komentar yang negatif
Berikan kesempatan kepada anak bila ingin mencoba menyelesaikan pekerjaan rumahnya sendiri
Membantu anak belajar sambil bermain


KESIMPULAN
• Kesulitan belajar merupakan keluhan sering dilontarkan oleh orang tua.
• Berbagai gangguan psikiatrik seringkali mendasari timbulnya kesulitan belajar pada anak, seperti retardasi mental, gangguan tingkah laku, GPPH dan gangguan depresif, dll
• Anak dengan kesulitan belajar akan mengalami penurunan kualitas hidup, sehingga berdampak dalam pengembangan sumber daya manusia di kemudian hari.
• Deteksi dini haruslah dilakukan oleh orang tua di rumah, maupun guru di sekolah.
• Penanganan dilakukan oleh tenaga profesional seperti psikiater anak, dokter anak, psikolog dan tenaga pendidik sehingga anak dapat kembali berprestasi di sekolah dan menjadi sumber daya manusia yang tangguh di kemudian hari.

DAFTAR PUSTAKA
Pataki CS. Normal Child Development. In: Sadock BJ, Sadock VA, Editors. Comprehensive Textbook of Psychiatry. 7tg ed. Lippincott Williams & Wilkins : 2000. p.2534-2549
Spagna ME, Cantwell DP, Baker L. Learning Disorders. In: Sadock BJ, Sadock VA, editors. Comprehensive Textbook

Sumber : Milist Anak Berbakat
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

KIAT BEBAS JERAWAT

Jerawat hanya problema para remaja ? Ah, siapa bilang. Orang dewasa pun banyak yang mengalami masalah kulit yang satu ini. Bagi wanita (terutama), jerawat bukan hanya mengganggu penampilan, tapi bisa menurunkan kepercayaan diri. Karena itu, siapa pun yang berjerawat, biasanya sibuk mencari obat atau penangkalnya. Untuk menanggungi dan mencegah jerawat, simak beberapa tip berikut ini.

Jerawat dan penyebabnya:

Bagian tubuh yang sering mengalami masalah jerawat adalah wajah. Kadang jerawat juga muncul di punggung bagian atas, dada, atau kulit kepala. Penyebabnya, daerah tersebut memiliki kelenjar minyak lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lain.
Pada lapisan kulit, terdapat kelenjar minyak yang bermuara pada akar rambut, membentuk suatu unit yang disebut pilosebasea. Kelenjar minyak yang menghasilkan lemak, keluar bersama lemak kulit ari lewat pilosebasea untuk memberi pertahanan pada kulit.
Jika penyumbatan pada saluran pilosebasea maka terjadilah jerawat. Sumbatan tersebut bisa berasal dari penumpukan lemak atau kotoran, yang kemudian membesar, disebut komedo tertutup (white-head). Bila di atasnya menjadi kehitaman, disebut komedo terbuka (black-head). Komedo yang meradang akan menjadi bisul bernanah, dan jika tidak diobati akan menyebar. Jerawat semacam ini, bila tidak ditangani dengan benar, akan menimbulkan noda-noda hitam.

Ada beberapa factor yang dianggap memicu timbulnya jerawat yaitu:

• Faktor hormonal. Hormon androgen berperan penting dalam memicu timbulnya jerawat. Karena itu, jerawat akan bermunculan atau jumlahnya bertambah pada masa sebelum haid atau pada masa pubertas, yaitu saat-saat hormon androgen meningkat.
• Seringkali tanpa disadari, gaya hidupmemicu timbulnya jerawat, misalnya diet atau pola makan yang salah dan tubuh kurang istirahat (misalnya karena banyak bergadang)
• Faktor keturunan. Enam puluh persen penderita jerawat ‘menurun’ dari orangtua mereka
• Penggunaan kosmetik yang salah. Misalnya, kosmetik yang mengandung minyak dan komedogenik (dapat merangsang munculnya komedo), seperti alas bedak, pelembab atau bedak padat. Karena itu, periksalah terlebih dahulu kosmetik Anda, apakah sesuai dengan jenis dan kondisi kulit Anda.
• Terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari atau terlalu lama berada di udara panas, lembab, dan berpolusi.
• Penggunaan hormon androgenic (testoteron, progresteron, kortikosteroid), B12 dan obat yang mengandung khlor, brom, yodium

Mencegah:

Bila Anda mempunyai gaya hidup sehat, maka akan terpancar dari kulit Anda yang sehat pula. Bila Anda ingin memelihara dengan cermat kesehatan dan kebersihan, kulit pun akan terpelihara. Maka, hal yang utama dalam menghindari tumbuhnya jerawat adalah kebersihan dan mengurangi kebiasaan yang tidak sehat misalnya banyak-banyak makan makanan yang berlemak, rokok, kurang tidur dan sebagainya. Dengan makan makanan yang sehat dan seimbang, akan membantu tubuh untuk mengeluarkan racun dan bahan-bahan tertentu yang tidak dapat ditoleransi oleh tubuh. Agar metabolisme tubuh lancar, cobalah untuk makan makanan berserat pada pagi hari, lalu minum minuman hangat. Serat makanan ini berfungsi ‘menyikat’ (membersihkan) usus, dan cairan hangat akan mengendurkan usus besar, sehingga akan membantu aliran keluar sisa makanan.
Selain itu, minum air putih kurang lebih 2 liter dalam setiap hari. Air berfungsi ‘mengguyur’ (membersihkan) ginjal, hati, serta organ tubuh yang lain yang ‘bertanggung jawab’ mengeluarkan racun dari dalam tubuh, kulit pun menjadi sehat.
Hindari stress, karena stress dapat menyebabkan reaksi kimia tertentu dalam otak dan bisa mengganggu kerja fungsi organ tubuh lain. Tekanan psikis juga bisa membuat ketidak seimbangan hormon dalam tubuh. Maka, lakukan olahraga pernapasan, seperti yoga atau meditasi, yang akan membantu Anda lebih tenang dan relaks. Ingat juga bahwa kulit mengalami regenerasi pada malam hari. Oleh karena itu, tidur cukup di malam hari amat di perlukan.
Selain gaya hidup yang sehat, kebersihan juga amat penting untuk menghindari jerawat. Bersihkan wajah paling tidak dua kali sehari. Gunakan pembersih berbentuk lotion atau sabun khusus untuk kulit berjerawat (acne soap). Bila Anda memakai sabun, pilih yang mengandung pH 5-6 (sesuai dengan pH kulit). Bagi Anda yang berkulit kering, pilih pembersih yang mengandung pelembab.
Untuk merias wajah, pilih kosmetik yang larut dalam air. Hindari kosmetik yang mengandung minyak karena dapat memperburuk kondisi kulit.

Menanggulangi:

Beberapa peneliti mengatakan bahwa pemberian vitamin bagi penderita penyakit kulit, membuahkan hasil yang cukup baik. Beberapa vitamin yang dibutuhkan kulit dan bisa membantu menanggulangi masalah jerawat, antara lain:
• Vitamin A: jika Anda kekurangan vitamin A, kulit akan menjadi tebal, kasar, dan kering. Vitamin terdapat pada sayuran berwarna hijau dan buah-buahan berwarna kuning dan merah.
• Vitamin C: Merupakan antioksidan yang cukup penting. Gunanya untuk menstimulasi produk kolagen, dan meredakan peradangan, bahkan mencerahkan kulit. Terdapat pada sayuran dan buah-buahan segar
• Vitamin E: Dapat mencegah gangguan regenerasi kulit, dan terdapat pada sayuran, kacang-kacangan, atau biji-bijian

Selain mengkonsumsi makanan bergizi, serta membersihkan wajah secara rutin dan benar, jerawat juga bisa ditanggulangi dengan pengobatan khusus. Obat topical (setempat) yang biasanya mengandung anti bakteri, dapat mengeringkan wajah. Beberapa obat jerawat, bersifat mengeringkan kulit. Namun, setelah obat tak digunakan, kulit bisa pulih kembali. Sedangkan obat tertentu (sistemik). Diterapkan pada penderita yang kondisinya parah, dan harus dibawah pengawasan dokter ahli kulit. (f)

Konsultan: Desiree` Sianipar
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kulit Cantik dan Bersinar dengan Susu

Cara untuk membuat kulit halus, lembut, tips menjadikan kulitbersih, mulus, kulit wajah, badan agar bersih dan mulus. Untuk bisa cantik memang tidak sulit. Tapi juga tidak mudah. Butuh kesabaran dan keuletan yang luar bisa.

Anda tak harus keluar dari rumah dan masuk salon atau rumah kecantikan supaya biasa. Anda bisa diam di rumah. Yang Anda perlukan hanya susu, kesabaran, dan ketekunan. Itu sudah lebih dari cukup. Setelah itu, rasakan bedanya.

Selain baik untuk kesehatan, susu juga baik untuk kecantikan, terutama kecantikan kulit. Lihat saja Cleopatra. Perempuan itu sering mandi susu sehingga kulitnya tetap halus dan cantik. Menurut Martha Siahaan, seorang beautician, susu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan tubuh. Sebut saja masker susu atau lulur susu. Kedua treatment itu dipercayabisa menghaluskan dan mencerahkan kulit. Perawatan kesehatan dan kecantikan kulit dengan susu ini bisa dilakukan di rumah. Berikut beberapa teknik dan langkahnya:

1. Masker susu

Anda bisa menggunakan yoghurt atau susu sebagai masker. Treatment ini ampuh untuk menghalau penuaan dini dan mengusir noda di wajah. Caranya mudah saja. Masukkan dua sendok teh yoghurt, setengah sendok teh madu, dan jus lemon. Setelah dicampur rata, lumurkan ke wajah dan biarkan meresap selama 15 menit. Setelah itu, basuh muka dengan air hangat.

2. Sour cream (susu asam)

Anda punya masalah dengan pori yang besar dan terbuka? Coba sour cream (susu asam). Caranya, ambil sour cream secukupnya dan lumurkan ke wajah dan leher. Lima belas menit kemudian, cuci wajah dan leher hingga bersih. Dengan perawatan yang teratur, pori-pori akan mengecil dan kulit akan bersinar.

3. Buttermilk

Susu terbukti ampuh mengurangi iritasi kulit, meringankan bintik-bintik merah (pada bayi), mengurangi reaksi alergi pada kulit dan membantu menyembuhkan luka. Jika Anda menderita iritasi atau kulit sensitif, lumurkan saja susu manis atau asam, baik krim atau buttermilk. Biarkan kering sendiri.

4. Mandi susu

Cara ini sudah dikenal masyarakat banyak. Anda bisa menambahkan secangkir susu instan bubuk ke dalam air mandi. Inilah salah satu cara memberikan nutrisi kepada kulit dan melembutkannya. Cleopatra, kabarnya, tak lupa menambahkan susu unta segar ke dalam air sebelum mandi.

5. Scrubbing dengan susu

Tak ada yang lebih baik untuk scrubbing dan pengelupasan kulit selain melarutkan sedikit garam dalam air mendidih dan menambahkan empat cangkir susu instan tanpa lemak ke dalamnya. Tunggu hingga air hangat kuku. Setelah itu, berendamlah selama 20 menit dan lakukan scrubbing dengan loofah. Ini salah satucara mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat tubuh dan kulit menjadi lebih putih dan bersih.

sumber: http://kumpulantipspilihan.blogspot.com/2008/10/tips-kulit-cantik-dan-bersinar-dengan.html
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Detekse Dini Kanker

Membicarakan soal kanker tentu yang terpikirkan oleh kita adalah betapa mengerikannya penyakit ini. Penyakit yang belum ditemukan pengobatan secara mujarab ini sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Kanker merupakan penyakit pembunuh nomor wahid diantara penyakit non infeksi yang lain, sehingga bila seseorang telah terdiagnosa menderita kanker maka kematianlah yang akan menghantuinya.

Sesungguhnya kanker bukanlah suatu penyakit yang sama sekali tidak bisa disembuhkan. Bila terdeteksi dengan cepat/dini dan diobati dengan tepat maka kanker bisa disembuhkan dengan sempurna. Sayangnya untuk mendeteksi kanker stadium dini tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena tidak semua kanker memberikan gejala yang unik pada diri pasien sehingga mendorong pasien untuk berobat. Selain memang biaya deteksi dini/screening ini tidaklah bisa dibilang murah.

Namun tidak perlu khawatir, sebuah penilitian di Eropa sudah meneliti sejumlah tanda awal yang bisa dijadikan pegangan untuk deteksi dini terjadinya kanker. Walau tidak memberikan hasil 100%, tapi penelitian ini minimal membuka mata kita untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ditemukan gejala berikut.

Hematuri (Kencing Darah)

Hematuri atau kencing darah adalah keluarnya darah dengan konsentrasi tertentu dalam urine/kencing baik yang bisa diamati dengan mata telanjang atau dengan bantuan mikroskopis. Sensitivitas dari gejala ini adalah 59% pada laki laki dan 52% pada wanita artinya 59% dari laki laki yang menderita gejala ini akan menderita kanker, sedangkan untuk wanita sebesar 52%.

Hemoptysis (Batuk Darah)

Hemoptysis atau batuk darah adalah keluarnya darah dengan konsentrasi tertentu melalui saluran nafas baik yang bisa diamati langsung dengan mata telanjang atau dengan bantuan mikroskopis. Angka sensitivitasnya cukup rendah yaitu hanya 22% untuk laki laki dan 14% untuk perempuan. Gejala ini biasanya timbul pada kanker kanker yang menyerang saluran nafas baik saluran nafas bagian atas maupun bawah.

Dyspaghia (Gangguan Menelan)

Dyspaghia atau gangguan menelan biasanya terjadi pada kanker kanker yang menyerang saluran pencernaan bagian atas. Nilai sensitivitasnya pun cukup tinggi yaitu 58% dari gejala ini kemungkinan akan menderita kanker pada laki laki dan 54% pada wanita.

Rectal Bleeding (Berak Darah)

Rectal Bleeding atau berak darah adalah keluarnya darah dengan konsentrasi tertentu melalui saluran kotoran/anus yang bisa diamati langsung dengan mata telanjang atau dengan bantuan mikroskopis. Jenis kanker yang biasa menimbulkan gejala awal seperti ini adalah kanker pada usus besar. Sensitivitas dari gejala ini untuk terjadinya kanker berkisar di angka 33% untuk laki laki dan 25 % untuk perempuan.

Demikianlah tanda tanda awal kanker yang perlu kita waspadai sehingga penanganan kanker bisa lebih cepat dan tepat. Penelitian yang saya sebutkan diatas bersumber dari : Alarm signal in early diagnosis of cancer in primary care: cohort study using General Practice Research Database. R. Jones, R. Latinovic, J. Charlton, MC. Gulliford, BMJ, 2007, vol. 334, pp. 1040–1044
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kulit Putih dengan Jeruk Nipis

Banyak manfaat yang bisa diambil dari jeruk nipis. Salah satunya adalah membuat kulit menjadi putih dan halus. Manfaat ini tentu menjadi berita gembira bagi kaum hawa yang mendambakan kulit putih dan halus. Bagaimana memanfaatkannya, apa khasiat lain dari jeruk nipis? Di antara 1300 jenis jeruk, jeruk nipis atau yang dalam bahasa ilmiahnya disebut Citrus Aurantium, memiliki manfaat yang paling banyak. Jeruk nipis merupakan bahan dasar ramuan obat kecantikan tradisional di Indonesia. Hampir semuanya mencantumkan nama jeruk nipis sebagai bahan dasar, baik buah maupun daunnya. Secara umum, buah jeruk kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam kandungan 100 g jeruk nipis, terdapat kalori 51 kal, protein 0,9 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 11,4 g, mineral 0,5 g, kalsium 33 mg, fosfor 23 mg, besi 0,4 mg dan asam askorbat 49 mg. Selain memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, jeruk nipis juga mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nildehid) damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C. Sedangkan daun, buah dan bunganya mengandung minyak terbang. Rasa jeruk nipis yang masam bisa membantu membersihkan nikotin yang terdapat pada gigi dan mulut orang yang suka merokok. Di Indonesia jeruk nipis sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam penyakit seperti disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung. Jeruk nipis juga efektif mencegah timbulnya batu ginjal. Jeruk nipis mengandung sitrat yang tinggi, sementara banyak penderita batu ginjal memiliki kadar sitrat yang rendah. Kandungan sitrat jeruk nipis lokal (citrus aurantifolia swingle yang bulat) sepuluh kali lebih besar dibanding kandungan sitrat pada jeruk keprok atau enam kali lipat dari jeruk manis. Kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram per kilogramnya.

Memutihkan Kulit

Manusia memiliki warna kulit yang tidak sama satu sama lain. Selain faktor genetik, ada juga beberapa faktor lain, seperti iklim dan cuaca. Kulit wajah adalah bagian yang paling penting, khususnya bagi kaum wanita. Karena itu, kaum wanita melakukan beberapa upaya untuk membuat kulit wajah menjadi putih bersih dan menarik. Semula, baik kedokteran maupun di salon kecantikan, memutihkan kulit dilakukan dengan cara pengelupasan sel-sel mati oleh produk dengan bahan-bahan aktif, hanya dengan mengkonsumsi dan membalur tubuh (bagian-bagian tertentu pada tubuh) dengan jeruk nipis, kulit menjadi lebih putih. Selain kaya gizi, jeruk juga kaya akan zat seperti bioflanid, minyak atsiri limonen, asam sitrat, linalin asetat, dan fellandren yang dapat menyembuhkan penyakit batuk, menurunkan demam, meningkatkan gairah seksual, dan membuat suara merdu. Salah satu manfaat jeruk nipis di bidang kecantikan adalah kandungan vitamin C yang dapat membuat kulit menjadi putih, halus, dan kencang. Buah ini memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan. Vitamin C yang memiliki ikatan L dalam setiap molekulnya, bagus untuk mencerahkan warna kulit.

Resep Wajah Putih dan Halus

Untuk mendapatkan kulit wajah yang putih dan halus, ada dua cara yang dapat dilakukan. “Untuk memutihkan dan menghaluskan kulit serta memperkecil pori-pori, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan cara mengkonsumsinya. Karena dengan mengkonsumsi jeruk, kandungan vitamin C yang diserap oleh tubuh akan lebih maksimal. Kedua, menggunakan jeruk nipis dari luar dengan mengusapkan potongan jeruk nipis pada wajah dan kulit bagian tubuh yang dinginkan secara rutin setiap hari.

Khasiat Lain

Bagi Anda yang ingin terlihat ramping, khasiat jeruk nipis juga dapat dicoba. Setiap pagi, siang dan malam, cobalah minum perasan air jeruk nipis dengan campuran air dan sedikit gula. Dengan cara ini, kerampingan Anda akan terjaga. Selain itu, jeruk nipis dapat mencegah Anda dari berbagai macam penyakit seperti yang diuraikan di atas. Sementara untuk rambut, jeruk nipis juga dapat menghilangkan ketombe.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Minum Teh Bikin Pintar

Anda penggemar teh? Seberapa seringkah anda mengkonsumsi teh setiap hari? Manfaat apa sajakah yang anda rasakan? Tahukah anda bahwa teh adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat?

Secangkir teh baik untuk perkembangan otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat agar tetap tajam walaupun di usia lanjut. Sebuah penelitian di Singapura selama empat tahun oleh para ilmuwan tersebut telah membuktikan manfaat teh bagi perkembangan otak.

Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama. Banyak orang tidak menyadari besarnya manfaat teh untuk kesehatan tubuh kita. Teh itu murah, tidak beracun dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas secara teratur.

Para ilmuwan menemukan senyawa alami teh yang disebut catechin. Senyawa tersebut terbukti dapat melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun dan dapat tetap menjaga kemampuan kognitif otak.

Kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi. Teh mengandung protein alami theanine, yang melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala dan kelelahan.

Kerusakan sel otak, disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak, terkadang menggiring penderita pada dementia yaitu penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya.

Para ilmuwan meneliti dan mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang China yang berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan dan kemampuan spatial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor.

Sekitar 38 persen tidak minum teh. Dua puluh sembilan persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh. Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.

Teh merupakan salah satu faktor yang membuat sel-sel otak tetap aktif dan bertenaga. Namun, meminum teh tanpa didukung kebiasaan sehat lainnya, juga kurang bermanfaat. Anda juga harus mempunyai kebiasaan untuk hidup sehat. Makan makanan yang bergizi tinggi dan berolahraga secara teratur.
sumber:cintaherbalwordpress
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS