Jangan berikan Amanat kepada yang Bukan Ahlinya

Dari Abu Hurairah ra diriwayatkan:
Saat Nabi Saw sedang berceramah kepada kaum muslimin dalam sebuah majelis, tiba-tiba datang seorang Arab badui dan langsung bertanya, “Kapan kiamat akan terjadi?” 
Namun Beliau tetap saja meneruskan ceramahnya, sehingga sebagian sahabat berbisik-bisik, "Nabi sebenarnya mendengar pertanyaan si Arab badui itu, namun beliau tidak menyukai pertanyaan tersebut." Sedangkan sahabat yang lain berbisik-bisik, "Nabi tidak mendengar pertanyaan si Arab badui."
Setelah Nabi selesai berceramah, beliau segera bertanya, “Mana orang yang tadi bertanya tentang kiamat?” 
Arab badui itu segera menyahut,”Saya wahai Rasul.” 
Beliau menjawab, “Jika amanat telah disia-siakan, maka tunggulah terjadinya kiamat.” Arab badui itu bertanya kembali, “Apa yang dimaksud dengan menyia-nyiakan amanat itu?” Beliau menjawab “Jika sebuah urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” 
(HR. Bukhari)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Amplop Angpao Lebaran Edisi Edukatif 2014

video

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Adab Memberi Nasihat

Agama itu adalah nasihat. Manusia pasti pernah berbuat salah. Sebagai seorang mulim, tugas kita adalah menasihati. Yuk, kita cari tahu apa saja adab dalam memberi nasihat.
1.     Ikhlas.
Nasihat yang kita berikan haruslah tentang kebaikan. Tapi ingat ya kawan, dalam memberi nasihat haruslah ikhlas karena Allah. Bukan karena ingin dipuji orang lain.

2.    Menasihati secara sembunyi.
Jika ingin memberi nasihat lakukanlah secara rahasia agar orang yang dinasihati tidak merasa malu atas kesalahannya. Jadi, kita wajib menjaga kehormatan saudara kita sesama umat muslim.

3.    Menasihati dengan hikmah.
Rasulullah mencontohkan kepada kita untuk memberi pujian sebelum memberi nasihat. Ketika Umar bin Khattab berdesak-desakan dengan orang-orang di Hasjar Aswad. “Wahai Umar, sesungguhnya engkau adalah orang yang kuat,” kata Rasulullah memuji Umar. Kemudian Rasulullah memberikan nasihat, “Maka, janganlah engkau berdesakan di Hajar (Aswad).”
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kisah Perang Khandaq

Perang Khandaq terjadi pada 17 Syawal, tahun ke-5 setelah peristiwa hijrah, di kota Madinah. Saat itu kaum kafir Quraisy Makkah dipimpin oleh Abu Sufyan. Sedangkan kaum muslimin, dipimpin oleh Rasulullah saw. Sebelum berperang Rasulullah berdiskusi dengan para sahabatnya untuk mengatur strategi. Salah seorang sahabat, Salman Al Farisi mengajukan usul agar perang dilakukan dengan cara bertahan di dalam kota Madinah. Salman menjelaskan bahwa sekeliling kota dipagari dengan parit-parit yang lebar dan dalam. Oleh karena itu, perang ini dinamakan perang Khandaq (Parit).  
Selesai berdiskusi, Rasulullah segera memimpin pasukannya untuk menggali parit. Sebagai seorang pemimpin, Rasulullah adalah orang yang pertama kali memecah batu yang kemudian diangkat ke permukaan. Selanjutnya para sahabat mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah. Akhirnya, sekitar satu minggu kemudian, terbentang parit dari barat ke timur di kawasan kota Madinah. Pasukan Islam disiagakan di kawasan barat dan timur parit. Zaid bin Harits dan Sa’ad bin Ubadah ditugaskan membawa bendera. Mereka bersiap menghadapi kaum kafir Quraisy.
Saat kaum kafir Quraisy tiba di gerbang kota Madinah, mereka terkejut melihat parit yang dibangun pasukan Muslim. Parit yang dibangun tersebut menyulitkan kaum Quraisy masuk ke kota Madinah. Akhirnya, mereka membangun kemah di seberang parit sambil sesekali melempar panah dan tombak.
Pada suatu malam, Rasulullah mengutus Khudzaifah sebagai mata-mata. Khudzaifah  segera keluar menembus diginnya malam. Ia bergerak menuju ke seberang parit untuk mengetahui kondisi musuh. Tiba-tiba ia mendegar suara. “Wahai, kaum Quraisy. Sudah tiga minggu kita berada di sini. Kita tidak sedikit pun bisa menembus pertahanan pasukan Muhammad. Mereka sudah menggali parit yang sangat lebar dan dalam. Sekarang lebih baik kita bersiap-siap kembali pulang ke Makkah,” kata Abu Sufyan.
Hudzaifah pun segera memberitahukan kabar tersebut. Kaum muslim pun menyambut kabar gembira yang disampaikan. Allah swt telah menolong Rasulullah dan kaumnya melalui ide pembangunan parit yang disampaikan oleh Salman Al Farisi.  
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Hikmah Dibalik Hukum Qisahsh

Wanita Bangsawan yang Mencuri

Pada suatu hari terjadi pencurian yang dilakukan oleh salah seorang wanita bangsawan dari kabilah Bani Makhzum. Ia pun diproses secara hukum dan mendapatkan hukuman potong tangan. Keluarga wanita tersebut merasa keberatan. Tidak mungkin seorang wanita dari keluarga bangsawan harus dipotong tangannya karena mencuri. Maka keluarga bangsawan tersebut memohon kepada Usamah bin Zaid, sebagai salah seorang sahabat yang sangat disayangi Rasulullah. Usamah bin Zaid pun menemui Rasulullah untuk memohon agar hukum hukum potong tangan dibatalkan bagi keluarga bangsawan. 
Rasulullah pun marah, “Yang menghancurkan umat sebelum kalian adalah bila yang mencuri di antara mereka adalah bangsawan, mereka biarkan (kebal hukum), dan bila yang mencuri orang yang lemah mereka tegakkan hukum padanya. 
“Seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri tentu akan aku potong tangannya.” lanjut Rasulullah. 
Wanita itu pun akhirnya mengambil pelajaran dari pemotongan tangannya. Hikmah hukuman tersebut membuat si wanita bangsawan menjadi orang yang semakin taat kepada Allah swt. 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Hadist Pilihan


1. Hadits “Keutamaan Mempelajari Al Qur’an”
خَـيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْاآنَ وَعَلَّمَهُ
Artinya : ”Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari)

2. Hadits “Keutamaan Membaca Al Qur’an”
إِقْرَؤُالْقُرْاآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهْ
Artinya : ”Bacalah kamusekalian Al Qur’an, karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada Hari Kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya”. (HR. Ahmad dan Muslim)

3. Hadits “Kewajiban Mencari Ilmu”
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ
Artinya : ”Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)

4. Hadits “Menginginkan Kebahagiaan Dunia-Akhirat Harus Wajib dengan Ilmu”
مَنْ أَرَا دَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَالْاآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : ”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (HR. Turmudzi)

5. Hadits “Keutamaan Mencari Ilmu”
مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

6. Hadits “Kewajiban dan Keutamaan Menuntut Ilmu”
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى
الْجَنَّةِ
Artinya : ”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)

7. Hadits “Menuntut Ilmu”
أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِ
Artinya : ”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)

8. Hadits “Keutamaan Kalimat Tahlil”
مَنْ قَالَ لَآإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنّةَ
Artinya : ”Barang siapa yang mengucapkan ‘Tiada Tuhan Selain Allah’ dengan ikhlas pasti masuk surga”.

9. Hadits “Allah tidak suka orang yang suka bertengkar”
أَبْغَضُ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخِصَامْ
Artinya : ”Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah yang suka bertengkar”. (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Hadits “Tiga Macam Dosa Besar”
أَكْبَرُ الْكَبَائِرِ أَلْإِشْرَاكُ بِاللهِ, وَقَتْلُ النَّفْسِ, وَعُقُوْقُ الْوَا لِدَيْنِ 
وَشَهَادَةُ الزُّوْرِ
Artinya : ”Dosa yang paling besar adalah menyekutukan Allah dan membunuh manusia dan berani kepada orang tua dan kesaksian palsu.” (HR. Bukhari)

11. Hadits “Tiga Tanda Orang Munafiq”
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثُ؛ إِذَاحَدَّثَ كَذَبَ, وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ, وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ
Artinya : ”Tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga: bila berbicara dusta dan apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat.” (HR. Bukhari & Muslim)

12. Hadits “Pengadu Domba Tidak Masuk Surga”
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةُ نَمَّامٌ
Artinya : ”Tidak Akan masuk surga pengadu domba”. (HR. Bukhari dan Muslim)

13. Hadits “Menyambung Silaturrahim/ Persaudaraan”
إِتَّقُوْااللهَ وَصِلُوْا أَرْحَامَكُمْ
Artinya : ”Bertaqwalah kepada Allah dan sambunglah tali persaudaraan diantara kamu sekalian”. (HR. Ibnu ‘Asakir)

14. Hadits “Keutamaan Kebersihan”
أَلنَّظَافَةُ مِنَ الْإِيْمَانِ
Artinya : ”Kebersihan itu sebagian dari iman”. (HR. Turmudzi)

15. Hadits “Dua Warisan Rasul”
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّ أَبَدًا مَاإِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ رَسُوْلِهِ.
Artinya : ”Telah aku tinggalkan kepadamu dua perkara kamu tidak akan tersesat selamanya, selama kamu berpegang teguh dengan keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunah Rasul”. (HR. Hakim dan Lain-lain)

16. Hadits “Kesempurnaan Iman”
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Artinya : ”Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR.Ahmad)

17. Hadits “Hamba yang paling dicintai Allah SWT”
أَحَبُّ عِبَادِ اللهِ إِلَى اللهِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Artinya : ”Hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR. Thabrani)

18. Hadits “Orang mukmin bagai bangunan kokoh”
أَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya : ”Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan sebagiannya kepada sebagian yang lainnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

19. Hadits “Sikap Orang Beriman/ Islam tidak akan menyakiti”
أَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Artinya : ”Orang islam sejati adalah apabila orang islam yang lain merasa aman dari ucapan dan tangannya”. (HR. Muslim)

20. Hadits “Yang Muda Menghormati yang lebih tua”
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيْرَنَا
Artinya : ”Bukan termasuk golongan kita orang yang tidak menyayangi generasi muda dan tidak menghormati generasi tua”. (HR. Turmudzi)

21. Hadits “Perintah Sholat”
صَلُّوْا كَمَارَأَيْتُمُوْنِى أُصَلِّى
Artinya : ”Shalatlah kamu sekalian seperti kamu melihatku melakukan shalat”. (HR. Bukhari)

22. Hadits “Keutamaan Menunjukkan kepada kebenaran”
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِفَاعِلِهِ
Artinya : ”Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan maka baginya pahala seperti pahala pelakunya”. (HR.Muslim)

23. Hadits “Amal yang paling dicintai oleh Allah SWT”
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ أدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَ
Artinya : ”Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus walaupun sedikit”. (HR. Bukhari & Muslim) 

24. Hadits “Larangan Membuka Aurat”
إِنَّانُهِيْنَا أَنْ تُرَى عَوْرَاتُنَا
Artinya : ”Sesungguhnya kita dilarang memperlihatkan aurat kita”.

25. Hadits “Perintah Kasih Sayang”
إِرْحَمْ مَنْ فِى الْأَرْضِ يَرْحَمْكَ مَنْ فِى السَّمَاءِ
Artinya : ”Sayangilah siapa saja yang ada di gmuka bumi niscaya akan menyayangi kamu siapa saja yang ada di langit”. (HR. Thabrani & Hakim)

26. Hadits “Hak dan Kewajiban Sesama Muslim”
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ؛ رَدُّالسَّلَامِ, وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ, وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ, وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ, وَتَشْمِيْتُ الْعَاطِسِ
Artinya : ”Kewajiban seorang muslim kepada muslim yang lainnya ada lima hal:
1. Menjawab salam
2. Menengok orang sakit
3. Mengiring jenazah
4. Menghadiri undangan
5. Dan mendoakan orang yang bersin”. (HR. Ibnu Majah)

27. Hadits “Senyum Adalah Shodaqoh”
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ
Artinya : ”Senyummu kepada saudaramu adalah shodaqoh”. (HR. Ibnu Hibban)

28. Hadits “Kedudukan Ibu Dalam Islam”
أَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ
Artinya : ”Surga itu di bawah telapak kaki ibu”. (HR. Ahmad)

29. Hadits “Kedudukan Orang Tua Dalam Agama Islam”
رِضَ اللهِ فِى رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِى سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ
Artinya : ”Ridho Allah tergantung pada kerelaan kedua orang tua dan murka Allah tergantung pada kemarahan orang tua”. (HR. Turmudzi)

30. Hadits “Wanita Sholehah Adalah Hiasan Dunia”
أَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُمَتَاعِ الْدُّنْيَا أَلْمَرْءَةُ الصَّالِحَةُ
Artinya : ”Dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”.

31. Hadits “Allah Maha Indah”
إِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ وَيُحِبُّ الْجَمَالَ
Artinya : ”Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan”. (HR. Muslim)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kumpulan Doa Para Nabi


Doa Mohon Tidak Dihinakan Di Hari Kebangkitan (Do'a Nabi Ibrahim)

وَلاَ تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَ. يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُوْنَ. اِلاَّ مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ {الشعرآء : 87 – 89}

Dan janganlah Engkau hinakan Aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (QS. Asy Syu'araa' [26] : 87-89).

Doa Agar Diampuni Dan Tidak Hina Di Hari Kiamat (Doa Para Wali Allah Dan Solihin)

رَبَّنَآ أِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِيْ لِلإِيْمَانِ اَنْ ءَامِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَئَامَنَّاج رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ اْلأَبْرَارِ. رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدْتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلاَ تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِقلى اِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ {آل عمران : 193 – 194}

193.Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (iaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. 194.Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan Rasul-rasul Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji." (QS. Ali 'Imran [3] : 193-194)

Doa Agar Dijauhkan Dari Kezaliman Serta Mendapat Pertolongan
Dan Perlindungan Allah (Doa Penduduk Makkah)

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الطَّالِمِ اَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيْرًا {النساء : 75}

"Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!". (QS. An-Nisaa' [4] : 75)

Doa Agar Dijauhkan Dari Kaum yang zalim (Doa Asyhabul Kahfi)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ {الأعراف : 47}

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu".(QS. Al A'raaf [7] : 47)

Doa Diselamatkan Dari Kaum Yang Zalim (Doa Nabi Musa)

رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ {القصص : 21}

"Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu".(QS.Al Qashash [28] : 21)

Doa Mohon Kebaikan Terutama Rezeki (Doa Nabi Musa)

رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٍ {القصص : 24}

"Ya Tuhanku Sesungguhnya Aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan[1118] yang Engkau turunkan kepadaku".(QS. Al Qashash [28] : 24)

Doa Agar Dimudahklan Rezeki (Doa Nabi Isa)

اَللّهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِنَ السَّمَآءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا ِلأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةً مِنْكَصلىوَارْزُقْنَاوَاَنْتَ خَيْرٌ الرَّازِقِيْنَ {المائدة : 114}

"Ya Allah, ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami iaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki yang paling Utama".(QS. Al Maa-idah [5] : 114)

Doa Agar Selalu Menghadapkan Diri Kepada Allah (Doa Nabi Ibrahim)

اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًاصلى وَمَآ اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ {الأنعام : 79}

Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (QS. Al An'am [6] : 79)

Doa Mohon Menjadi Hamba Yang Ikhlas (Doa Nabi Muhammad)

اِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي ْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ – لاَ شَرِيْكَ لَهُو وَبِذَالِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ {الأنعام : 162-163}

Sesungguhnya salatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". (QS. Al An'am [6] : 162-163)

Doa Agar Mendapat Taufiq (Doa Nabi Syu'aib)

وَمَا تَوْفِيْقِيْ اِلاَّ بِاللهِج عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْهِ اُنِيْبُ {هود : 16}

Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah Aku bertawakkal dan Hanya kepadaNya-lah Aku kembali. (QS. Huud [11] : 88)

Doa Mohon Ampunan Allah (Doa Nabi Musa)

رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَغَفَرَ لَهُوج اِنَّهُو هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ{القصص : 16}

16. Musa mendoa: "Ya Tuhanku, Sesungguhnya Aku Telah menganiaya diriku sendiri Karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, Sesungguhnya Allah dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Qashash [28] : 16)

Doa Mohon Ampunan Dan Jauh Dari Sifat Dengki (Doa Muhajirin dan Ansar)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَ ِلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ {الحشر : 10}

"Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan sifat dengki dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Hasyr [59] : 10)

Doa Mohon Ampunan Dan Rahmat (Doa Nabi Adam Dan Hawa')

رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ {الأعراف : 23}

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Al A'raaf [7] : 23)

Doa Mohon Ampunan Dan Rahmat (Doa kaum mu'minin)

رَبَّنَآ ءَامَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ {المؤمنون : 109}

Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami Telah beriman, Maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik. (QS. Al Mu'minuun [23] : 109)

Doa Mohon Ampunan Dan Rahmat (Doa Nabi Muhammad)

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ {المؤمنون : 118}

Dan Katakanlah: "Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik." (QS. Al Mu'minuun [23] : 118)

Doa Mohon Rahmat Dan Ampunan (Doa Kaum Nabi Musa)

لَئِنْ لَّمْ يَرْحَمْنَا رَبُّنَا وَيَغْفِرْ لَنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ {الأعراف : 149}

"Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi." (QS.Al A'raaf [7] : 149)

Doa Mohon Ampunan Dan Rahmat (Doa Nabi Musa)

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَ ِلأَخِيْ وَأَدْخِلْنَا فِيْ رَحْمَتِكَصلى وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ{الأعراف : 151}

"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang".(QS.Al A'raaf [7] : 151)

Doa Mohon Perlindungan, Ampunan Dan Rahmat (Doa Nabi Nuh)

رَبِّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ اَنْ اَسْئَلَكَ مَا لَيْسَ لِيْ بِهِى عِلْمٌصلى وَاِلاَّ تَغْفِرْلِيْ وَتَرْحَمْنِيْ اَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ {هود : 47}

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.". (QS.Huud [11] : 47)

Doa Mohon Ampunan, Rahmat Dan Kebaikan Dunia Akhirat (Doa Nabi Musa)

قَالَ رَبِّ لَوْ شِئْتَ اَهْلَكْتَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَاِيَّايَ صلى اَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَآءُ مِنَّآصلى اِنْ هِيَ اِلاَّ فِتْنَتُكَ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَآءُ وَتَهْدِيْ مَنْ تَشَآءُصلى اَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَاصلى وَاَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ – وَاكْتُبْ لَنَا فِيْ هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَة ً وَفِى اْلآخِرَةِ اِنَّا هُدْنَا اِلَيْكَج قَالَ عَذَابِيْ اُصِيْبُ بِهِى مَنْ اَشَآءُ صلى وَرَحْمَتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ج فَسَاَكْتُبُهَا لِلَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكَاةَ وَالَّذِيْنَ هُمْ بِئَايَاتِنَا يُؤْمِنُوْنَ {الأعراف : 155-156}

Musa berkata: "Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau membinasakan kami kerana perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah dugaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cubaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah pemberi ampun yang sebaik-baiknya". Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "SiksaKu akan Aku timpakan kepada sesiapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmatKu untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami". QS.Al A'raaf [7] : 155-156)

Doa Agar Mu'minin Diberi Ampunan Dan Selamat Dari Neraka (Doa Para Malaikat)

رَبَّنَا وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِيْنَ تَابُوْا وَاتَّبَعُوْا سَبِيْلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِ {المؤمن : 7}

"Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, Maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (QS. Al Mu'min [40] : 7)

Doa Agar Mukminin Dimasukkan Dalam Syurga (Doa Para Malaikat)


رَبَّنَا وَاَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنِ نِالَّتِيْ وَعَدْتَّهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ ءَابَآئِهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ج اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ {المؤمن : 8}

Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam Syurga 'Adnin yang Telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang soleh di antara bapa-bapa mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, (QS. Al Mu'min [40] : 8)

Doa Agar Mu'minin Dijauhkan Dari Kejahatan (Doa Para Malaikat)

وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ج وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ج وَذَالِك هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ {المؤمن : 9}

Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu Maka Sesungguhnya Telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan Itulah kemenangan yang besar".(QS. Al Mu'min [40] : 9)

Doa Agar Diberi Rahmat Dan Petunjuk (Doa Ash-habul Kahfi)

رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا {الكهف : 10}

(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."(QS. Al Kahfi [18] : 10)

Doa Agar Diberi Petunjuk(Doa Nabi Musa)

عَسَىا رَبِّيْ اَنْ يَهْدِيَنِيْ سَوَآءَ السَّبِيْلِ {القصص : 22}

"Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar". (QS. Al Qashash [28] : 22)

Doa Agar Yakin Bahwa Ilmu Allah Luas Dan Bertawakkal Kepada-Nya (Doa Nabi Syu'ib)

وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ج عَلَى اللهِ تَوَكَّلْنَا ج رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ {الأعراف : 89}

Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. (QS.Al A'raaf [7] : 89)

Doa Bertawakkal Dan Bertaubat Kepada Allah (Doa Nabi Ibrahim)

رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ {الممتحنة : 4}

"Ya Tuhan kami Hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan Hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan Hanya kepada Engkaulah kami kembali." (QS. Al Mumtahanah [60] : 4)

Doa Mohon Ampun Dan Dijauhkan Dari Fitnah (Doa Nabi Ibrahim)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَآصلى اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ {الممتحنة : 5}

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".(QS. Al Mumtahanah [60] : 5)

Doa Agar Selalu Bertawakkal Kepada Allah (Doa Orang-Orang Beriman)

قُلْ لَنْ يُصِيْبَنَا اِلاَّ مَا كَتَبَ اللهُ لَنَا هُوَ مَوْلاَنَاج وَعَلَى اللهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ {التوبة : 51}

Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang Telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung kami, dan Hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." (QS. At-Taubah [9] : 51)

Doa Agar Bertawakkal Dan Jauh Dari Fitnah (Doa Nabi Kaum Musa)

عَلَى اللهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ- وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ {يونس : 85-86}

85.Lalu mereka berkata: "Kepada Allah-lah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, 86.Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir." (QS. Yunus [10] : 85-86)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS