La Tahzan…. Don’t cry….... Jangan Sedih...!!! Ganbareee… Never Give Up…. Semangaaaaat!!!


Sungguh, Allah sangat sayang kepadaku. Janji Allah tak akan pernah bohong. Aku sudah merasakannya, merasakan manfaat dari kunci membuka rezeki dengan silaturahmi. Seminggu melepas pekerjaan berniat ingin refreshing dan mengatur langkah strategi untuk berkaya dan mencari rezeki kembali, ternyata Allah tak ingin membiarkanku berlama-lama bersedih dan hidup terisolasi. Sehabis meng-charge iman dan pengetahuan, akhirnya mata dan hati ini ingin tahu lebih dalam dan mempraktekkan apa yang Rasulku katakan, “Barangsiapa ingin dibentangkan PINTU RIZKI untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung SILATURAHMI.” (HR. Bukhari). Zaman sudah canggih, banyak media untuk bersilaturahmi dan mendoakan jika belum sempat untuk saling berkunjung dan bertatap muka. Dengan itikad baik, melalui ponsel dan media jejaring sosial, aku coba menanyakan kabar dan mendoakan teman2 lama dengan maksud bersilaturahmi dan mengharap pertolongan Allah.

Menyambung tali silaturahmi akan mendapat balasan kebaikan yang cepat "Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? 'Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi. Sedangkan, yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ibnu Majah). Sungguh, aku rasakan itu! Alhamdulillah, Segala puji bagi-Mu, Rabbku penguasa alam semesta. Allah, bimbing aku agar selalu dapat menjadi hamba-Mu yang pandai mensyukuri nikmat, seperti yang Engkau katakan, “Sesungguhnya apabila kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu dan apabila kamu menkufuri , maka sesungguhnya azab – Ku amatlah pedih” Sungguh, aku sangat takut akan azab-Mu.

Sehari kemudian, saat tubuh ini sedang merasakan kurang sehat dan hanya ingin berbaring dan berisitirahat di tempat tidur, tiba-tiba ada message dari teman lama yang mengajakku online dan berdisiku. Aku pun menyampa.. Wow.. is good news how a beautiful day for me…! Bahagia dan bersyukur. Ternyata topik inti diskusinya adalah memberikan kepercayaan kepadaku untuk menjadi editor dan wakil perusahaannya untuk menggawangi kebutuhan naskah sebuah penerbit. Alhamdulillah… Allah, ridhai aku, semoga aku bisa menjalani dan sebuah kepercayaan dan amanah ini. Tak terpikir untuk kembali memndapatkan amanah secepat ini dengan sebuah landasan kepercayaan. Alhamdulillah, aku tak perlu mengirim surat application, menunggu, dan berharap. Allah sungguh baik kepadaku dan mempermudah jalanku.

“Bekerja online… dengan internet tidak ada yang tak mungkin…” Itu kata temanku. Ya, inilah pekerjaan yang akan kujalaani dengan serius untuk saat ini karena memang kantor yang mewadahiku bekerja berada di bandung sementara aku berada di Jakarta dan akan menggawangi kebutuhan naskah di penerbit yang ada di Jakarta. Kembali dan kembali menekuni buku anak. Sebuah awal karier pada profesi pekerjaan yang aku pilih. Insya Allah, minatku saat ini masih sama dengan minat awal-awal ketika aku ingin meniti karier untuk bergelut di dunia buku anak dan parenting. Allah, mudahkan segala urusanku. Aku akan semangat menjalani hari-hariku selanjutnya dengan mengharap ridha-Mu. Terima kasih ya Allah, Kau telah menghapus kesedihan dan kekecewaan di hati ini. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu. Dan Kami telah menghilangkan darimu beban. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka, apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Rabb-mu lah hendaknya kamu berharap (QS. Al-Insyirah 1-8)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "La Tahzan…. Don’t cry….... Jangan Sedih...!!! Ganbareee… Never Give Up…. Semangaaaaat!!!"

Posting Komentar