Lomba Menulis Cerita Mini (Cermin) 2012 “Indahnya Peduli, Nikmatnya Berbagi”

Persyaratan Umum:

  1. Lomba ini terbuka untuk semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun umum.
  2. Tema cerita: “Indahnya Peduli, Nikmatnya Berbagi”
  3. Cerita diangkat dari kisah/pengalaman nyata, baik dialami sendiri maupun orang lain.
  4. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul.
  5. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia literer (indah, menarik, mengalir) dan komunikatif. Bahasa gaul dan bahasa daerah/asing boleh digunakan untuk segmen dialog para tokohnya – jika itu diperlukan dan sesuai dengan tema.
  6. Naskah yang dilombakan harus asli (bukan jiplakan) dan belum pernah dipublikasi.

Persyaratan Khusus:

  1. Naskah diketik di ukuran A4, diketik berjarak 1,5 spasi, font 12, huruf Times New Roman/Tahoma, panjang naskah maksimal 6000 characters (with space).
  2. Lampirkan mini-biodata pengarang (di bawah naskah), foto diri berwarna, dan scan identitas diri yang masih berlaku (KTP/SIM/KTM/Kartu Pelajar).
  3. Naskah cerita yang dilombakan beserta persyaratannya dikirim via e-mail ke: ilmanafiapeduli@gmail.com dalam attachment (lampiran).
  4. Batas akhir pengiriman naskah pada tanggal 18 Pebruari 2012 Jam 21.00 WIB.
  5. Sebanyak 20 pengirim naskah tercepat akan mendapatkan 1 eks majalah Islami MUTIARA terbitan LAZ Ilmanafia Peduli.
  6. Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 26 Pebruari 2012 dalam acara Seminar Motivasi “7 Keajaiban Langit”.

Hadiah untuk Pemenang:

  • Pemenang I – Tropi + Paket buku bacaan senilai Rp 750.000,-
  • Pemenang II – Tropi + Paket buku bacaan senilai Rp 500.000,-
  • Pemenang III – Tropi + Paket buku bacaan senilai Rp 250.000,-
  • 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat paket buku senilai Rp 50.000,- dan Piagam Penghargaan.

Dewan Juri:

  1. Wiwid Prasetyo (Novelis Semarang)
  2. Dian Nafi (Penulis, owner Hasfa Publishing)
  3. Badiatul Muchlisin Asti (Penulis, owner Oase Qalbu Group)

Hal-hal lain:

  • Keputusan Dewan Juri bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
  • Dewan Juri berhak membatalkan pemenang bila dikemudian hari ternyata diketahui dan terbukti naskah yang dilombakan berasal dari plagiat karya orang lain.
  • Lima puluh nominator pemenang lomba akan diundang dalam event seminar motivasi “7 Keajaiban Langit” sekaligus pengumuman pemenang lomba.
  • 50 naskah terpilih akan dibukukan, namun penulis tidak mendapatkan contoh terbit, karena buku akan dicetak dalam konsep Print on Demand (PoD).
  • Keuntungan penjualan buku seluruhnya akan digunakan untuk kepentingan sosial melalui LAZ Ilmanafia Peduli.


Sumber: http://www.facebook.com/notes/badiatul-muchlisin-asti/lomba-menulis-cerita-mini-cermin-2012-indahnya-peduli-nikmatnya-berbagi/10150473666025911
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Audisi Penulis Indscript Creative

Tertarik untuk menjadi penulis dan bergabung dalam agensi naskah Indscript Creative ? inilah saat yang tepat. Indscript Creative membutuhkan penulis-penulis yang berkualitas dengan persyaratan sebagai berikut :

1. Laki-laki dan Perempuan.
2. Mengirimkan outline, konsep tulisan dengan tema NONFIKSI, berikut daftar pustaka, contoh tulisan dan biodata ke indscriptcreative@yahoo.co.id di CC ke indscript.creative@gmail.com dengan SUBYEK : SELEKSI PENULIS.
3. Outline lengkap dikirim dalam attachment (lampiran) dan bukan di badan email.
4. Outline diterima paling lambat tanggal 9 Januari 2012 pukul 24.00 WIB.
5. OUTLINE yang dikirim bersifat RAHASIA. Jika penulis tidak lolos seleksi, maka outline akan dikembalikan dan tidak akan dipergunakan oleh pihak Indscript Creative.
6. Dalam proses seleksi ini, tidak diadakan tanya jawab.
7. Baca dengan teliti seluruh persyaratan sebelum mengirimkan Outline.
8. NOTE : Pengumuman audisi penulis dengan mengatasnamakan Indscript Creative tapi dengan alamat email yang berbeda dengan alamat email dalam pengumuman ini adalah
PENIPUAN.

Kirimlah outline ke alamat email yang tertera di atas.
Ditunggu karyanya, teman-teman ! Silahkan disharing dimanapun dengan tetap mencantumkan seluruh ISI dari pengumuman ini.

sumber : forum Ibu-Ibu Doyan Nulis Interaktif
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Penerbit Ikhlas Media-Thursina Group

Penerbit Ikhlas Media - Thursina Group saat ini sedang membutuhkan :

1. Co-Writer Buku Anak / Buku Remaja
2. Desainer Buku Umum Dewasa / Buku Anak & Remaja
3. illustrator Buku Umum Dewasa / Buku Anak & Remaja
4. Setter & Layouter
5. Staf Administrasi Redaksi & Right Editor

Persyaratan :
- Pria / Wanita, jujur, ulet, mampu bekerja dengan deadline yang di tentukan
- Pendidikan relevan sesuai bidangnya minimal S1 (1, 2), D3 (3, 5), SMK Sederajat (4)
- Berpengalaman di bidangnya minimal 2 tahun ( 1-5 ), di utamakan pernah bekerja di Perusahaan
Penerbitan Media Cetak Buku / Majalah / Tabloid / Koran
- Melampirkan contoh hasil Karya ( 2, 3 )

Surat Lamaran dikirimkan lengkap disertai CV, Copy Surat Pengalaman Kerja, Copy Ijasah terakhir ke :
HRD Manager
Jl. Soekarno-Hatta No. 825 Gede Bage Bandung 40295

Lamaran diterima paling lambat 1 minggu dari sekarang.
Tulis kode posisi yang dilamar pada pojok kiri atas amplop.

sumber: http://www.facebook.com/bbcbandung

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Info Naskah (Thursina Publishing Group)

Thursina Publishing Group mencari Penulis dengan ide kreatif dan imajinatif untuk mengirimkan naskah buku dengan segment dewasa-umum dan anak-remaja, fiksi maupun nonfiksi.

Panjang naskah max. 150 halaman, A4, spasi 1, huruf Times News Roman 12.
Dikirim dalam bentuk hard copy/print out, sudah di jilid rapi, sertakan juga sinopsisnya. Naskah yang menarik akan kami terbitkan dan Penulis yang terpilih akan diberi honor sesuai kesepakatan.

Untuk pengiriman naskah bisa langsung dikirim ke alamat :
Gedung Grafitri, Jl. Soekarno-Hatta No. 825 Gede Bage Bandung 40295,
u/p: Tim Redaksi Penerbit Ikhlas Media.

sumber: http://www.facebook.com/bbcbandung


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tok..tok...tok.... Assalammu'alaikum


"Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? 'Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan,' sabda Rasulullah SAW, 'adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR Ibnu Majah).


Makna silaturahmi berasal dari kata, yaitu; "shilat atau washl: berarti menyambungkan atau menghimpun" dan "ar-rahiim : kasih sayang". Jadi, makna silaturahmi tidak sekadar bersentuhan tangan atau memohon maaf belaka. Ada sesuatu yang lebih hakiki dari itu semua, yaitu aspek mental dan keluasan hati untuk saling menyayangi dan mengasihi.

---------------------------------
Manfaat Silaturahmi:

1. Mendapatkan ridha Allah SWT.

2. Membuat orang yang dikunjungi berbahagia. Rasulullah SAW bersabda, "Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia."

3. Disenangi oleh malaikat karena malaikat juga sering bersilaturahmi.

4. Disenangi oleh manusia.

5. Memanjangkan usia.

6. Menambah banyak dan berkah rezekinya.

7. Membuat senang orang yang telah wafat. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Ternyata waktu tak akan kembali


“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat-menasihati supaya menetapi kebenaran” (Qs. Al-Ashr: 1-3)

Ternyata waktu itu tak akan kembali.
Nafas yang kuembuskan pada detik ini pun akan berlalu dan tak akan kembali.
Denyut jantungku yang berdetak pada detik ini pun akan berlalu.
Waktu; detik dan menit yang ku rasakan saat ini akan pergi berlalu dan tak akan kembali.
Karena waktuku akan terus berputar sampai ia menemui takdirnya untuk berhenti.

Andai saja waktuku bisa berulang
Pasti ku 'kan perbaiki segala waktu yang telah terbuang dan hilang.
Tapi, waktu tak kan berulang dan tak bisa diperbaiki.
Malam akanberakhir dan hari akan berganti.
Matahari akan berganti bulan.
Bunga-bunga 'kan layu dan mati.
Ya Allah, ampunilah aku yang telah menyia-nyiakan waktu.
Betapa banyak waktu yang telah kulalui dan kuisi dengan perbuatan sia-sia.







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !!


Terjadi Di Jakarta !!!, Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !!
Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.
Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.

Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.

Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya.

sumber:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8999110
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS