Tampilkan postingan dengan label resensi buku dan cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensi buku dan cerita. Tampilkan semua postingan

Rainbow Flashcards


Will coming soon!

SEGERA TERBIT! Produk terbaru dari seri flashcards baca tulis. Kami menamainya "rainbow flashcards", yaitu sebuah sarana untuk belajar mengenal dan mengitung angka yang dikususkan bagi anak usia pra sekolah. Bagian depan kartu berisi materi menghitung, mambaca, dan menulis angka. Sedangkan bagian belakang kartu berisi game menarik seputar angka. -So, it's fun learning.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Seri Aku Anak Berbakti


Buku Seri Anak Berbakti adalah buku cerita bergambar yang sarat dengan pengetahuan dan hal-hal positif. Melalui buku ini, tokoh cerita akan merangsang kepekaan anak untuk turut membantu pekerjaan rumah dengan riang dan gembira.
Manfaat positif dari buku ini:
1. Membangun karakter positif.
2. Menciptakan kepekaan untuk membantu orang tua.
3. Mendekatkan hubungan orang tua dengan anak.
4. Sisipan pengetahuan umum.
5. Tips aman dan hebat seputar membantu pekerjaan rumah.
6. Mengajarkan anak berdoa.
-----


Hai, teman-teman!
Kalau ingin lebih disayang ayah dan bunda, jadilah
anak yang berbakti. Seperti yang dilakukan oleh Cifa dan Cifu. Mereka
senang membantu pekerjaan ayah dan bundanya. Bagi Cifa dan Cifu,
membantu orang tua adalah petualangan yang seru! Banyak hal yang bisa
mereka dapatkan.
Melalui buku ini, ayah dan bunda bisa
mengajari kalian melakukan suatu pekerjaan dengan gembira. Selain itu,
buku ini memuat pengetahuan dan nilai-nilai kebaikan untuk setiap anak
yang membacanya.
Tunggu apa lagi? Ikuti petualangan Cifa dan Cifu dalam Seri Aku Anak Berbakti
1. Seri Aku Anak Berbakti: Asyiknya Berkebun
2. Seri Aku Anak Berbakti: Asyiknya Membersihkan Rumah
3. Seri Aku Anak Berbakti: Asyiknya Mencuci Baju
4. Seri Aku Anak Berbakti: Asyiknya Memperindah Halaman
5. Seri Aku Anak Berbakti: Asyiknya Pesta Kebun
Penerbit: CIF (Cerdas Interaktif)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

we love Rasulullah


Rasulullah adalah manusia yang dianugerahi akhlak mulia. Beliau adalah penyampai risalah dan teladan abadi bagi umat muslim. Sejarah pun tak mampu mengingakarinya bahwa akhlak dan perilaku beliau begitu indah dan mulia. Sudah sepatutnyalah kita meniru teladan akhlak Rasulullah dan mengajarkannya kepada anak-anak sejak usia dini. Subhanallah. Mahasuci Allah yang telah mengutus Rasulullah ke bumi sebagai teladan.

Beliau mengajarkan kepada kita tentang kasih sayang. Hati beliau begitu lembut yang dihiasi dengan cinta kepada umatnya. Curahan kasih sayang beliau tidak hanya diberikan kepada sesama manusia, tetapi juga ditebarkan kepada makhluk lainnya, seperti binatang, tetumbuhan, dan segala ciptaan Allah yang ada di bumi.

Beliau mengajarkan kepada kita tentang indahnya kesabaran. Rasulullah tidak pernah memusuhi orang yang telah membencinya, memusuhinya, atau bahkan melukainya, apalagi berniat untuk membalasnya dengan keburukan. Sebaliknya, beliau selalu mendoakan orang-orang yang membencinya dengan penuh keikhlasan. “Allahumaghfir liqaumii, fainnahum laa ya’lamuun; Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui,” kata Rasulullah. Kesabaran menghiasi hatinya.

Beliau mengajarkan kepada kita tentang keberanian sejati. Keberanian yang hanya dilandasi untuk membela dan menegakkan agama Allah. Bukannya, keberanian untuk berlagak sok jagoan dan sok hebat. Karena sesungguhnya beliau adalah orang yang sangat tawadhu dan redah hati kepada sesama umat manusia. Rasulullah adalah pemimpin perang dan ahli strategi yang handal dan cerdas.

Beliau mengajarkan kepada kita tentang sikap menjadi pemimpin umat yang baik. Sebagai seorang pemimpin, Rasulullah tidak pernah bersikap semena-mena kepada rakyatnya. Beliau orang yang sangat rendah hati, sehingga tak mau diistimewakan dan disanjung-sanjung.

Beliau mengajarkan kepada kita tentang kesederhanaan hidup demi kemulian dan kehormatan. Sosok manusia yang paling agung dan mulia ini, tak sungkan tidur beralaskan tikar dan melewati malam dalam keadaan lapar. Beliau tak pernah mengeluh dengan keadaan tersebut dan tak pernah silau akan kemegahan hidup di dunia.

Rasulullah amat mencintai kita (umatnya), maka sudah sepatutnyalah kita mencintai beliau. Buku Seri “We Love Rasulullah” terbitan Inti Medina (Tiga Serangkai Group) merupakan buku bacaan anak dan keluarga yang menghadirkan kumpulan kisah teladan, sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk membentuk karakter positif pada anak melalui cerita. Seri “We Love Rasulullah” dibagi menjadi 5 buku, yaitu Sang Penyayang, Sang Penyabar, Sang Pemberani, Sang Pemimpin Umat, dan Sang Zahid. Betapa indahnya jika kisah-kisah teladan dari Rasulullah dapat kita simak, renungkan, dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Puncak Kenikmatan Shalat Malam


”Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk)
dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” (QS. Al-Muzzammil 73:6)


Sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita mengisi malam-malam yang kita miliki dengan beribadah kepada Sang Pencipta. Terkadang, tanpa sadar banyak waktu yang telah kita habiskan dan buang hanya untuk urusan dunia. Pagi sampai sore hari, kita larut mengumpulkan materi yang bersifat duniawi hingga tubuh ini letih, sehingga malam hari adalah waktu yang pas untuk beristirahat secara optimal. Bahkan, tak jarang sebagian orang memanfaatkan waktu malamnya untuk tetap mencari materi dan mereguk kenikmatan dunia. Duh, betapa sayangnya kita melewatkan malam yang panjang hanya dengan tidur dan melakukan perbuatan duniawi yang sia-sia. Sebab, sesungguhnya puncak kenikmatan bagi orang-orang baik dan saleh adalah bisa berkomunikasi dan mencurahkan isi hatinya dengan bercerita kepada sang Khalik di tengah malam. Di sanalah rahmat Allah akan datang bagi orang-orang yang melakukan shalat di malam hari. Allah menghiasi perhiasan kecintaan kepada orang-orang yang ruku, sujud, dan bersimpuh di haribaan-Nya dengan bagun dan shalat di sepertiga malam yang agung.

Shalat malam adalah shalat yang paling utama setelah shalat fardhu, yang disaksikan oleh malaikat dan merupakan wujud kecintaan seorang hamba kepada Tuhannya. Shalat malam merupakan sarana bagi orang salah untuk melebur dosa, mencegah penyakit, terkabulnya doa, sekaligus sebagai sarana untuk masuk surga. Orang yang melakukan shalat tercatat sebagai hamba yang sering mengingat Allah yang dapat melepaskan dirinya dari ikatan setan. Selain itu, orang yang melakukan shalat malam juga menjadi bagian dari orang-orang yang selalu beribadah dan akan diangkat derajatnya oleh Allah, yang kelak akan hidup kekal berada di surga. Allah memberikan keistimewaan pahala bagi orang yang berniat sungguh-sungguh melakukan shalat malam, tetapi dirinya terlelap tidur saat waktu shalat malam tiba.

Betapa banyak keutamaan shalat malam, namun amat disayangkan hanya sedikit di antara kita yang memahami dan rela mendirikannya. Sangat berbeda dengan para salafus saleh atau ulama salaf dari kalangan para sahabat, tabi’in, dan generasi setelahnya yang selalu memperhatikan dan menjaga shalat malam mereka dengan sebaik-baiknya karena kedudukannya yang begitu agung dan mulia di sisi Allah swt. Mereka menjadikan shalat malam sebagai shalat luar biasa yang berbeda dengan shalat-shalat biasa lainnya sehingga mereka bisa mereguk kenikmatan puncaknya malam dengan melakukan shalat malam yang menjadikan mereka orang yang berbahagia sepanjang hidupnya.

Buku Bukan Shalat Biasa mengupas tuntas tentang tuntunan, teladan, keutamaan shalat malam, serta hal-hal apa saja yang harus dilakukan oleh seseorang agar dirinya mudah melakukan shalat malam. Rahasia dan petunjuk malamnya Rasulullah melakukan shalat malam, bagaimana para sahabat dan ahli tahajud dari kalangan ahli fiqih melakukan shalat malam juga akan dijumpai dalam buku Bukan Shalat Biasa terbitan Penerbit Pena Pundi Aksara. [mirna]


Judul Buku : Bukan Shalat Biasa; Tuntunan, Teladan, dan Keutamaan Shalat Malam
Penulis : Ahmad Musthafa Qasim
Penerbit : Pena Pundi Aksara
Harga : Rp 50.000 [disc 50%] *selama bulan ramadhan 1431 H
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Fantastic Family


Buku ini memuat berbabagai tips dan seni mencipta keluarga hebat, baik berkaitan dengan kesehatan, parenting, penampilan cinta dan keluarga, menjaga kehamilan, mengatur keuangan, berbisnis, maupun mendidik dan mengarahkan anak. Buku ini, yang terdiri dari 100 tips, juga memuat tips menata rumah dan memilih interior sehingga dapat memiliki rumah yang enak dan nyaman dihuni layaknya istana dengan biaya yang tidak mahal.


Benefit memiliki & menguasai buku ini dapat membuat Anda menikmati keistimewaan-keistimewaan berikut ini.
• Keluarga yang sehat jasmani dan rohani.
• Keluarga fantastis dalam hal kesehatan, parenting, cinta dan keluarga, menata rumah, bisnis dan keuangan, menjaga kehamilan dan merawat bayi.
• Pintar mengatasi perselisihan dan masalah keluarga yang sedang menimpa.
• Terhindar dari problematika keluarga yang tidak dapat terpecahkan.
• Menjadi keluarga yang sakinah dan penuh mawaddah dan rahmah.
• Membentuk dan menjaga keharmonisan seluruh anggota keluarga.
• Memiliki dan menjaga penampilan menarik sehingga tetap disayang pasangan.
• Pandai menyesuaikan pakaian dan penampilan dengan momen.
• Pandai melunakkan pasangan yang temperamen.
• Aman dari perselingkuhan dan perceraian.
• Memiliki rumah yang terdesain dan tertata dengan apik.
• Sukses mendidik anak patuh kepada orang tua, cerdas, tekun, dan mandiri.
• Sukses menjalankan bisnis dan mengatur keuangan keluarga.
• Aman dari segala macam bencana.

Spesifikasi
Judul: Fantastic Family
Tips & Seni Mencipta Keluarga Hebat
Penulis: Ikhsanudin & Mirna Amir
• Ukuran buku : 15x17 cm
• Jenis cover : Softcover
• Jenis kertas isi : Book paper 55 gr
• Jumlah halaman : xiv+254 hlm.
• Tahun terbit : Maret 2010
• Harga : Rp45.000,- (dapatkan diskon menarik selama pameran berlangsung)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Masak, Yuk!

Ringkasan Buku Seri Anak Memasak: Masak, Yuk! - Buku Memasakku Bersama Ibu

- 21 jenis resep favorit beserta foto-foto menarik untuk setiap resepnya... - Dilengkapi dengan tips memasak untuk kalian agar acara memasak kalian menjadi lebih menyenangkan. - Semua resep dalam buku ini telah dicoba dan disukai anak-anak seperti kalian semua. - Kegiatan memasak dapat membantumu menjadi lebih percaya diri, kreatif, dan dapat melatih kemampuan motorik kalian. Buku ini merupakan seri anak memasak bersama ibu. Resepnya dibuat sangat sederhana sehingga kalian dapat menikmati kegiatan memasak ini.

Dimensi: 18 x 19 cm
Tebal: 56 halaman
Edisi: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kategori: Kuliner
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Fenomena Hikayat 1001 Malam

Hikayat 1001 Malam yang merupakan sumbangsih peradab-an Islam, kini telah menjadi cerita rakyat seluruh dunia. Sastra epik Arab di zaman kekhalifahan itu telah memberi pengaruh yang besar dalam peradaban manusia terutama dalam bidang kebudayaan.

’Buku ibu’ sastra tradisional Arab. Begitulah para sastrawan dunia menjuluki kitab alf layla wa-layla (hikayat 1001 Malam). Karya sastra epik Arab terbaik yang amat fenomenal itu merupakan buah karya para sastrawan Muslim di era keemasan. Meski telah berusia 12 abad, hikayat 1001 Malam masih memiliki pengaruh yang besar terhadap budaya Arab maupun non-Arab.

Karya sastra epik yang melegenda itu merupakan salah satu bukti kontribusi para sastrawan Muslim di zaman kekhalifahan bagi jagad sastra dunia. Hikayat 1001 Malam yang begitu fenomenal tak pernah mati digilas zaman. Cerita rakyat yang sangat fenomenal itu selalu diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi lainnya dalam peradaban manusia.

Sejatinya hikayat 1001 Malam merupakan kumpulan cerita berbingkai yang sambung-menyambung dan menampilkan beragam tokoh yang berbeda-beda. Cerita rakyat yang berkisah tentang berbagai legenda, dongeng, fabel, dan roman dengan beragam latar yang berbeda seperti Baghdad, Basrah, Kairo, Damaskus, Cina, Yunani, India, Afrika Utara dan Turki itu muncul pada abad ke-9 M. Ketika itu, Baghdad ibu kota Dinasti Abbasiyah telah menjelma sebagai metropolis intelektual dunia. Selain dikenal sebagai kota ilmu pengetahuan dan peradaban, di era kepemimpinan Khalifah Harun Ar-Rasyid (786 M - 803 M) Baghdad pun menjadi kota perdagangan yang sangat penting di dunia.

Kota itu menjadi tempat persinggahan para saudagar dari berbagai belahan dunia, seperti India, Cina, Afrika serta Eropa. Konon, pada era itulah cikal-bakal hikayat 1001 Malam mulai dirajut. Terdapat beragam versi tentang asalmuasal lahirnya karya sastra epik Arab yang termasyhur itu. NJ Dawood dan William Harvey dalam bukunya berjudul Tales from the Thousand and One Nights mengungkapkan, hikayat 1001 Malam merupakan satra epik yang berasal dari tiga rumpun kebudayaan dunia, yakni India, Persia, dan Arab.

‘’Masterpieces seni cerita bertutur itu berasal dari sebuah buku dari Persia yang hilang berjudul Hazar Afsanah (Seribu Legenda),’‘ papar Dawood dan Harvey. Menurut keduanya, buku cerita dari Persia itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab pada tahun 850 M. Hazar Afsanah, imbuh keduanya, berisi tentang cerita rakyat India dan Persia. ‘’Para pendongeng Muslim yang profesional membumbui dan mengadopsi cerita itu dengan warna lokal Arab.’‘ Versi lainnya menyebutkan, hikayat 1001 Malam sebagai kumpulan ceritera rakyat Arab. Adalah Abu Abdullah bin Abdus Al-Jasyayari seorang pengarang Muslim terkemuka yang merangkai dan dan menulis kisah yang legendaris itu. Kitab alf layla wa-layla yang ditulis Al-Jasyayari ide ceritanya berasal dari Hazar Afsanah yang diterjemahkannya ke dalam bahasa Arab.

Pendapat lainnya menuturkan, do ngeng 1001 Malam yang dikenal dalam ba ha sa Persia berjudul Hezar-o yek sab itu merupakan sebuah kumpulan cerita yang disusun selama berabad-abad oleh be gitu banyak pengarang, penerjemah, dan sarjana. Cerita rakyat yang mulai la hir antara abad ke-8 M hingga 9 M itu berawal dan berakar dari cerita rakyat Arab dan Yaman Kuno, India Kuno, Asia Kecil Kuno, Persia Kuno, Mesir Kuno, Suriah Kuno, dan era kekhalifahan Islam. Cerita rakyat India mewarnai dongeng 1001 Malam melalui fabel Sansekerta kuno. Sedangkan, cerita rakyat Baghdad hadir dalam hikayat yang populer itu melalui Kekhalifahan Abbasiyah.

Sosok Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Abu Nuwas - penyair terkemuka di era kekuasaan Abbasiyah muncul dalam cerita rakyat yang begitu melegenda itu. Kumpulan cerita rakyat itu mengangkat kisah tentang seorang ratu Sassanid bernama Scheherazade. Dalam dongeng 1001 Malam itu, sang Ratu menceritakan serantai kisah-kisah yang menarik pada suaminya, Raja Shahryar. Cerita demi cerita yang dikisahkan sang ratu pada raja merupakan upaya cerdik yang dilakukannya untuk menunda hukuman mati atas dirinya. Malam demi malam, Ratu Scheherazade bercerita pada sang raja.

Scheherezade mengakhiri kisahnya dengan akhir yang menegangkan dan menggantung. Sehingga, sang raja dibuat tertarik dan penasaran untuk mendengar kelanjutan kisah dari sang ratu. Setiap kisah yang diceritakan ratu mampu membetot perhatian raja. Sang raja pun selalu menangguhkan perintah hukuman mati bagi Scheherazade.

Hikayat 1001 Malam mengandung beragam cerita seperti, kisah percintaan, tragedi, komedi, syair, ejekan, serta beragam bentuk erotika. Sejumlah kisah yang termuat dalam 1001 Malam juga melukiskan tentang jin, tukang sihir, tempat-tempat legendaris yang sering kali menampilkan tempat dan orangorang yang sesungguhnya. Khalifah Harun Ar-Rasyid, Abu Nuwas dan Wazir (perdana menteri) Ja’far Al-Barmaki juga menjadi tokoh cerita. Popularitas Hikayat 1001 Malam semakin mengkilap lantaran diramikan dengan kisah-kisah lainnya yang menarik seperti, Aladdin dan Lampu Wasiat, Ali Baba, Sinbad si Pelaut, serta 40 Pencuri.

Namun, kisah-kisah yang justru cerita rakyat Timur Tengah yang asli itu tak muncul dalam kitab alf layla wa-layla versi Arab. Kisah-kisah yang menarik itu justru baru muncul dalam The Arabian Nights yang diterjemahkan seorang sarjana Prancis bernama Jean Antonie Galland. Galland mengaku menulis kisah- kisah yang banyak diangkat ke dalam film di berbagai negara itu setelah mendengarnya dari seorang penutur cerita asal Aleppo, Suriah bernama Hanna Diab. Hikayat 1001 Malam yang merupakan sumbangsih peradaban Islam, kini telah menjadi cerita rakyat seluruh dunia. Sastra epik Arab di zaman kekhalifahan itu telah memberi pengaruh yang besar dalam peradaban manusia terutama dalam bidang kebudayaan.

Dengan sederet kisah yang memikat, hikayat 1001 Malam telah memberi warna dalam bidang sastra, film, musik dan permainan di berbagai belahan dunia. Itulah yang membuat dongeng 1001 Malam tak lekang digerus zaman. Selalu menemani perjalanan setiap generasi umat Manusia.


Dari versi Prancis hingga Portugis

Sejatinya, Jean Antonie Galland adalah seorang kolektor yang gemar berburu benda-benda antik. Perburuan barang antik yang dilakukan sarjana berkebangsaan Prancis itu telah mengantarnya pada sebuah naskah kumpulan dongeng Arab yang menakjubkan. Kumpulan dongeng yang dalam bahasa Arab berjudul kitab alf layla wa-laylaitu mampu memikat Galland.

Sang kolektor benda antik itu begitu yakin naskah kumpulan dongeng Arab yang ditemukannya begitu bernilai. Ia lalu menerjemahkan kitab dongeng 1001 Malam yang dtemukannya itu ke dalam bahasa Prancis yang bertajuk Les Mille et une nuits, contes arabes traduits en francais(Seribu satu malam cerita Arab yang diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis).

Dongeng itu diterjemahkan ke dalam 12 jilid. Galland menerbitkan jilid pertama kisah 1001 Malam itu pada tahun 1704. Sedangkan, dua jilid terakhir diterbitkan pada tahun 1717. Dalam buku dongeng 1001 malam yang dialihbahasakan ke dalam bahasa Prancis itu, Galland memuat dongeng-dongeng Arab lainnya seperti, Aladin Lampu Ajaib, Ali Baba, 40 Pencuri serta Sinbad si Pelaut. Dongeng itu tak tertulis dalam kitab 1001 Malam asli versi Arab.

Galland memuat cerita rakyat Timur Tengah itu dari seorang tukang dongeng dari Allepo, Suriah. Sejarah sastra mencatat, Galland sebagai orang pertama yang memperkenalkan dongeng 1001 Malam kepada masya - r akat Eropa. Kisah yang memikat itu pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat Eropa. Berkat alihbahasa yang dilakukannya, nama Galland pun berkibar di daratan Eropa.

Kisah 1001 Malam versi bahasa Inggris pun lalu muncul pada tahun 1885. Adalah penerjemah terkemuka bernama Sir Richard Francis Burton yang melakukan alih bahasa kitab alf layla wa- laylake dalam bahasa Inggris berjudul The Book of the Thousand Nights and a Night. Pada tahun itu dia menerbitkan 10 volume dongeng 1001 Malam. Kemudian, pada tahun 1886 dan 1888 Burton kembali menerbitkan enam volume tambahan dongeng itu.

Hikayat 1001 Malam versi bahasa terbaru diterjemahkan Powys Mathers. Versi teranyar itu didasarkan atas manuskrip Suriah abad ke-14 M yang terdapat di Bibliothäque Nationale. Pada tahun 2005, seorang sarjana Brasil Mamede Mustafa Jarouche mulai menerbitkan Hikayat 1001 Malam dalam bahasa Portugis. Baru-baru ini, hikayat 1001 Malam juga telah terbit dalam bahasa Indonesia.


Mereka yang Terpengaruh Hikayat 1001 Malam

Hikayat 1001 Malam telah mampu menyihir para sastrawan barat di era modern. Mereka yang ‘kesihir’ kehebatan kitab alf layla wa- laylaitu antara lain:

GOETHE
memiliki hubungan emosional yang erat dengan cerita rakyat asal Timut Tengah ini. Menu - rut Katharina Momsen, 1001 Malam mempunyai pengaruh kuat dalam karya-karya Goethe. Ia mulai tertarik dengan cerita-cerita itu sejak belia. Dalam beberapa puisinya, Goethe banyak menyebut ‘Syahrazaad’ (tokoh dalam Seribu Satu Malam). Salah satu novel terkenalnya Wilhelm Meisters Wanderjahre (Tahun-tahun pengembaraan di Wilhelm Meisters), menggunakan pola penceritaan Syahrazaad dalam 1001 Malam. Goethe tak hanya terpengaruh dengan pola penulisan yang disajikan dongeng rakyat Timur Tengah itu. Goethe juga kerap meminjam tema, judul cerita dan penokohan dari Seribu Satu Malam. ?

EDGAR ALLAN POE
Dia menulis cerita 1002 Malam. Cerita itu sangat terpengaruh dengan Hikayat 1001 Malam yang sangat populer.

BILL WILLINGHAM
Dia adalah pencipta buku komik seri fabel. Willingham menggunakan cerita 1001 Malam sebagai dasar cerita fabel yang dibuatnya yang berjudul 1001 Nights of Snowfall.

ALFRED TENNYSON DAN WILLIAM WORDSWORTH’S
Dongeng 1001 Malam ternyta juga telah memberi inspirasi terhadap syair dan puisi di Inggris. Puisi kedua penyair itu sangat dipengaruhi dongeng 1001 Malam. Pengaruh cerita rakyat itu mempengaruhi Alfred Tennyson dalam puisinya berjudul Recollections of the Arabian Nights(1830). Sedangkan puisi karya William Wordsworth’s yang terinspirasi 1001 Malam berjudul ‘The Prelude’ (1805).
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS