Uppss... 4 Riasan Wanita (make Up) Bikin Pria Hilang Selera


Riasan yang kita gunakan berfungsi untuk mempercantik penampilan. Tetapi, bagi sebagian pria, ada beberapa jenis riasan dan ritual kecantikan yang justru membuat mereka hilang selera atau mungkin cenderung takut. Apa saja hal tersebut?

1. Bulu mata palsu
Jika belum andal dalam memasang bulu mata palsu, sebaiknya jangan menggunakannya saat berkencan. Hal itu akan membuat mata malah terlihat menyeramkan. Lagipula pria tidak suka hal-hal imitasi.

“Pria tidak suka apapun yang terlihat palsu. Itu sangat mengganggu dan mereka ingin melihat Anda yang sebenarnya,” kata Belisa Vranich, PsyD, seorang psikolog klinis, seperti dikutip dari Shine.

2. Aroma pewarna kuku
Hal lain yang membuat ilfil dari aroma menyengat dari cat kuku. Bahkan banyak dari para pria yang merasa sakit kepala saat mencium aromanya. Pria memang paling tidak suka pewarna kuku apalagi yang berwarna mencolok.

3. Glitter
Riasan yang satu ini sering kita gunakan untuk mendapatkan nuansa glamor. Tetapi, bagi pria glitter adalah noda yang menyebalkan dan menempel di mana-mana. Bukan hanya di tubuh dan wajah Anda tetapi di pakaiannya, jok mobil dan benda-benda miliknya. Hal itu bisa membuatnya jengkel.

4. Luka bekas jerawat
Selain penampilan, ada juga kebiasaan wanita mempercantik diri yang tak disukai pria, yaitu memencet jerawat. Meskipun geregetan dengan jerawat yang tak kunjung kempes, usahakan jangan memencetnya di depan pria. Baginya, itu adalah hal yang menakutkan. Ia bisa merinding sambil memandangi luka bekas jerawat Anda. Jika memang ada bekas luka yang cukup jelas, sebaiknya Anda menutupinya dengan concealer.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

IQ -> Sukses: Kesenggangan


Pada Abad ke-20 perhatian lebih banyak terfokus pada IQ, dan bukan terhadap EQ. Konsep IQ dimulai pada akhir Abad ke-19 dan pada awalnya digunakan sebagai salah satu penentu kesuksesan di bidang akademis. Dengan semakin dikenalnya konsep IQ, konsep ini banyak dan semakin banyak dipergunakan, tidak hanya sebagai pengukur kesuksesan di bidang pendidikan tetapi juga dalam bidang kesuksesan kerja.

Sementara memang benar bahwa orang-orang dengan IQ tinggi lebih mungkin untuk mencapai “sukses” di tempat kerja apabila dibandingkan dengan yang ber-IQ rendah, namun terdapat celah yang cukup besar dalam korelasi antara IQ dan kesuksesan. Banyak orang-orang dengan IQ rendah sukses, sementara banyak pula orang-orang dengan IQ tinggi gagal. Apabila anda memperhatikan kesuksesan di pekerjaan dan juga kesuksesan dalam kehidupan pribadi, akan semakin terlihat bahwa IQ itu sendiri tidak menentukan kesuksesan.
Dalam kehidupan sehari-hari, anda dapat melihat contoh dari orang-orang dengan IQ tinggi yang tidak mampu untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaannya meskipun mereka memiliki kemampuan akademis cukup tinggi:

* Seorang manajer dengan tingkat kecerdasan yang tinggi tidak dapat mengendalikan emosinya ketika dihadapkan pada kesalahan yang dibuat oleh tim kerjanya. Ia berteriak pada orang-orang, tim kerjanya merasa ketakutan dan karenanya baik dirinya maupun tim kerjanya menjadi tidak produktif.
* Seorang remaja dengan tingkat kecerdasan tinggi tidak mampu memotivasi dirinya untuk belajar di sekolah. Walaupun ia memiliki kemampuan belajar yang sangat tinggi, ia hanya duduk bermain game di depan komputer seharian. Akhirnya, dia tidak mendapatkan kesuksesan dalam pelajarannya dan putus sekolah.
* Seorang programmer komputer cerdas diharuskan untuk bekerja sama dengan programmer lain dalam sebuah proyek besar. Meskipun ia memiliki keterampilan program yang hebat, ia tidak dapat berkomunikasi secara efektif dengan tim kerja lainnya. Hasil pekerjaannya tidak memuaskan meskipun kemampuannya dan tingkat kecerdasannya tinggi.
* Seorang peneliti dengan tingkat kecerdasan yang tinggi dipromosikan ke sebuah posisi dalam manajemen di fasilitas penelitiannya. Meskipun keterampilan penelitiannya sangat sempurna, ia sangat pemalu dan takut untuk berbicara di hadapan banyak orang. Dengan kurangnya rasa percaya diri yang ia miliki, ia tidak dapat memimpin kelompoknya sehingga hasil keseluruhan dari fasilitas penelitian tersebut tidak memuaskan.

Dari semua kasus diatas, anda dapat melihat individu dengan tingkat IQ tinggi yang tidak sukses diakibatkan oleh masalah yang berhubungan dengan emosi mereka: kurangnya pengendalian emosional, kurangnya motivasi, kurangnya keterampilan berkomunikasi serta kurangnya keterampilan kepemimpinan. Semua keterampilan ini tidak bertalian dengan IQ, tapi meskipun begitu, penting sebagai penentu kesuksesan. Semua keterampilan mempunyai satu kesamaan: mereka berhubungan dengan emosi.

Realisasinya ialah...

1. Ada banyak keterampilan penting untuk mencapai kesuksesan kita yang tidak berhubungan dengan IQ
2. Semua keterampilan ini harus dilakukan dengan emosi

... beralih ke konsep EQ.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Subhanallah! Nenek Buta Huruf Usia 86 Tahun Hafal Seluruh Al-Qur'an


Ummu Talal Al-Mutairi seorang nenek di ambang usia 90 tahun, berhasil dengan izin Allah menghapal Al-Qur'an secara penuh, meskipun beliau tidak tahu cara membaca atau menulis (buta huruf).

Direktur Manajemen Sekolah Perempuan di Yayasan Kebajikan untuk menghafal Al-Qur'an di Riyadh Ibrahim bin Abdul Aziz berkata: "Ummu Talal yang berusia 86 tahun dengan antusias maju dalam ujian terakhir untuk hapalan Al-Qur'an dan berusaha dengan sungguh-sungguh sehingga terwujud apa yang diinginkannya dengan tekad meskipun beliau "buta huruf".

Dikutip oleh Saudi Press Agency dari Direktur Pusat Pengawasan dan Ketua Komisi Pengujian Terakhir di Yayasan tersebut "Maha Al-'Aid" bahwa Ummu Talal menghabiskan waktu sepuluh tahun untuk menghapal Al-Qur'an dengan dibantu oleh para guru di Sekolah Al-Bayyinat untuk menghapal Al-Qur'an dan dengan mendengarkan tilawah mereka dan tilawah seluruh siswa dan di rumah beliau menggunakan rekaman murottal untuk mendengarkannya karena beliau tidak bisa membaca atau menulis hingga akhirnya beliau menyelesaikan ujian hapalan Al-Qur'an dengan lulus.
RIYADH (voa-islam.com)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Marhaban Ya Ramadhan


Ramadhan datang setiap tahun silih berganti. Ramadhan tahun lalu telah pergi dan menjauhi kita dengan meninggalkan sejuta kesan bagi yang memanfaatkannya dengan seksama. Ramadhan kini akan datang lagi, dengan membawa beragam hikmah dan keistimewaan-keistimewaan di dalamnya.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1431 H
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

lowongan operator digital printing

ini kualifiksinya:
Operator mesin digital printing
Bisa photoshop dan separasi warna
Sma/stm grafika sederajat
Siap kerja shift dan lembur
Pengalaman tdk terlalu diperlukan yg penting bs photoshop dan ngerti separasi warna

Dtg langsung ke

Kencana digital printing
Jl arjuna utara 46 tanjung duren selatan
Jakarta barat
Up. James


terima kasih
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Allah, aku butuh pertolongan-Mu ; KUNCI MERAIH PERTOLONGAN ALLAH


"Saat kau bermunajat, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkan-Nya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu".

Abdullah bin Abbas pernah bercerita. "Suatu hari aku berjalan di belakang Rasulullah SAW. Saat itu beliau bersabda, ”Nak, kuajarkan kepadamu beberapa kata: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niascaya Dia akan senantiasa bersamamu. Bila kau minta, maka mintalah kepada Allah. Bila kau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua manusia bersatu untuk memberikan sebuah kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis untukmu. Jika semua manusia bersatu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta telah kering".

Hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi ini diungkapkan pula dalam redaksi berbeda. "Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah diwaktu lapang, niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan seiring dengan kesabaran, jalan keluar seiring dengan cobaan dan kemudahan seiring dengan kesulitan".

Saudaraku, redaksi hadis ini singkat, padat namun cakupan maknanya teramat dalam dan luas. Dalam hadis Rasulullah Saw. memberikan kunci-kunci bagaimana mendapatkan pertolongan Allah. Satu pesan utama hadis ini adalah "penghambaan" kepada Allah. Laa haula walaa quwwata illa billahil. Tiada daya maupun upaya selain atas kekuatan Allah. Saat kita menyadari kekerdilan diri di hadapan Allah, maka pertolongan Allah akan mendatangi kita. Bukankah kita makhluk lemah, sedangkan Allah Maha Menggenggam segalanya?

Aa pernah bertanya kepada seorang guru, "Bagaimana caranya agar doa kita cepat dikabul oleh Allah?". Beliau menjawab, "Saat kau berdoa, saat kau munajat, atau saat kau sujud, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkannya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu."

Jadi, kunci terpenting agar kita ditolong Allah adalah dengan sungguh-sungguh menghamba kepada-Nya. Saat kita ingin dimuliakan Allah, maka akuilah kehinaan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dilebihkan, maka akui kekurangan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dikuatkan Allah, maka akui kelemahan kita di selemah-lemahnya di hadapan Allah.

Imam Ibnu Atha’ilah berkata, "Buktikan dengan sungguh-sungguh sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah akan membantumu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Akuilah kehinaanmu, niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Akuilah kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Akuilah kelemahanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan kekuatan-Nya."

Saudaraku, sekali lagi, kekuatan terbesar yang kita miliki bukanlah kekuatan fisik, intelektual, kekuasaan ataupun harta kekayaan. Kekuatan terbesar kita adalah "pertolongan Allah". Pertolongan Allah ini sangat dipengaruhi kualitas keyakinan kita kepada-Nya. Kualitas keyakinan biasanya akan melahirkan kekuatan ruhiyah. Kekuatan ruhiyah akan melahirkan akhlakul karimah, seperti kualitas sabar, syukur, ikhlas, tawadhu, iffah, zuhud, qanaah, dsb. Karena itu, kemuliaan akhlak tergantung dari sejauh mana kita mengenal Allah. Wallaahu a’lam
( KH Abdullah Gymnastiar )
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Allah, aku butuh pertolongan-Mu

"Saat kau bermunajat, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkan-Nya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu".

Abdullah bin Abbas pernah bercerita. "Suatu hari aku berjalan di belakang Rasulullah SAW. Saat itu beliau bersabda, ”Nak, kuajarkan kepadamu beberapa kata: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niascaya Dia akan senantiasa bersamamu. Bila kau minta, maka mintalah kepada Allah. Bila kau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua manusia bersatu untuk memberikan sebuah kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis untukmu. Jika semua manusia bersatu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta telah kering".

Hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi ini diungkapkan pula dalam redaksi berbeda. "Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah diwaktu lapang, niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan seiring dengan kesabaran, jalan keluar seiring dengan cobaan dan kemudahan seiring dengan kesulitan".

Saudaraku, redaksi hadis ini singkat, padat namun cakupan maknanya teramat dalam dan luas. Dalam hadis Rasulullah Saw. memberikan kunci-kunci bagaimana mendapatkan pertolongan Allah. Satu pesan utama hadis ini adalah "penghambaan" kepada Allah. Laa haula walaa quwwata illa billahil. Tiada daya maupun upaya selain atas kekuatan Allah. Saat kita menyadari kekerdilan diri di hadapan Allah, maka pertolongan Allah akan mendatangi kita. Bukankah kita makhluk lemah, sedangkan Allah Maha Menggenggam segalanya?

Aa pernah bertanya kepada seorang guru, "Bagaimana caranya agar doa kita cepat dikabul oleh Allah?". Beliau menjawab, "Saat kau berdoa, saat kau munajat, atau saat kau sujud, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkannya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu."

Jadi, kunci terpenting agar kita ditolong Allah adalah dengan sungguh-sungguh menghamba kepada-Nya. Saat kita ingin dimuliakan Allah, maka akuilah kehinaan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dilebihkan, maka akui kekurangan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dikuatkan Allah, maka akui kelemahan kita di selemah-lemahnya di hadapan Allah.

Imam Ibnu Atha’ilah berkata, "Buktikan dengan sungguh-sungguh sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah akan membantumu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Akuilah kehinaanmu, niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Akuilah kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Akuilah kelemahanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan kekuatan-Nya."

Saudaraku, sekali lagi, kekuatan terbesar yang kita miliki bukanlah kekuatan fisik, intelektual, kekuasaan ataupun harta kekayaan. Kekuatan terbesar kita adalah "pertolongan Allah". Pertolongan Allah ini sangat dipengaruhi kualitas keyakinan kita kepada-Nya. Kualitas keyakinan biasanya akan melahirkan kekuatan ruhiyah. Kekuatan ruhiyah akan melahirkan akhlakul karimah, seperti kualitas sabar, syukur, ikhlas, tawadhu, iffah, zuhud, qanaah, dsb. Karena itu, kemuliaan akhlak tergantung dari sejauh mana kita mengenal Allah. Wallaahu a’lam
( KH Abdullah Gymnastiar )
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS