MAKSIAT

Secara bahasa, kata maksiat lazim dimaknai sebagai segala bentuk perbuatan buruk atau perbuatan yang mendatangkan bencana. Beberapa ulama menjelaskan bahwa maksiat itu ada dua macam: 1) Meninggalkan perintah Allah dan 2) Mengerjakan larangan-Nya. Singkat kata, segala macam perbuatan dosa adalah maksiat.

Adapun dari sisi bentuk, maksiat terbagi menjadi 2:
1) Maksiat Badaniyah, maksiat yang secara lahiriah bisa terlihat dan dilakukan anggota tubuh yang terlihat. Misalnya, mencuri, berzina, membunuh, menipu, menindas, mendzalimi hak orang lain, dan segala bentuk perilaku dosa lainnya.

2) Maksiat Bathiniyah, maksiat yang tersembunyi atau tidak terlihat karena lebih sering dilakukan oleh hati. Misalnya, takabur, sombong, syirik, iri, dengki, hasud, dan lain sebagainya.

Beberapa perkara yang selalu menjadi pemicu atau pendoro-ng perbuatan maksiat adalah: [1] Kemusyrikan, atau tidak meyakini adanya Allah. [2] Menuruti dorongan amarah dan [3] Menuruti hawa nafsu atau syahwat.

Semua itu adalah bagian dari perkara-perkara yang senantiasa dibisikkan oleh setan sebagaimana perkataannya yang direkam dalam Al-Qur`an berikut ini: iblis berkata, “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. al-Hijr [15]: 39)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "MAKSIAT"

Posting Komentar