Growth Chart Hijaiyah


Aneka Growth Chart; Pengukur Tinggi Badan yang dilengkapi dengan materi belajar untuk anak usia Pra sekolah. Konsep Belajar dan bermain menjadi satu hal konsep yang efisien dan efektif bagi anak usia dini. Kini belajar mengenal dan menghafal bagi anak usia pra sekolah tidak lagi menjadi rutinitas yang membosan. Karena kami mengemasnya ke dalam media Growth Chart. Alat pengukur tinggi badan untuk anak yang dilengkapi dengan sarana belajar menghafal huruf hijaiyah. Gantungkan di dinding dan ukurlah tinggi badannya, lalu lafalkan huruf-huruf hijayahnya. Pasti menyenangkan bagi anak-anak. Didesain dengan tampilan dan warna menarik yang disukai anak-anak. Miliki segera.

-----------------------------

ukuran : 120 x 24 cm
art carton paper

Harga Rp24.500,- Promo diskon 20%.
-----------------------------------------
*) dapatkan promo diskon 20% + 15% bagi sekolah TK, TPA, dan lembaga pendidikan lainnya dengan minimum order 3 pcs.

*) dapatkan promo super diskon khusus bagi reseller, distributor, dan agen Growth Chart Hijaiyah.

-------------------------------------------------------

Email dan YM : penerbitmultiwarna@yahoo.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Renungan


Dosa terbesar adalah TAKUT

Rekreasi terbaik adalah BEKERJA

Kesalahan terbesar adalah PUTUS ASA

Keberanian terbesar adalah KESABARAN

Guru terbaik adalah PENGALAMAN

Rahasia yang paling besar adalah MATI

Kebanggan terbesar adalah KEPERCAYAAN

Keuntungan terbesar adalah ANAK YANG SALEH

Pemberian terbesar adalah PARTISIPASI

Modal terbesar adalah PERCAYA DIRI

(Sayidina Ali)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Rasulullah SAW mencintai Anak Kecil


Rasulullah SAW sangat mencintai anak kecil. Beliau sangat lembut dan memahami perilaku mereka. Berikut adalah contoh sikap Rasulullah SAW pada anak kecil yang patut kita teladani.

  1. Rasulullah SAW senang bermain-main (menghibur) anak-anak dan kadang-kadang memangku mereka. Contoh: Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas r.a. untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).” Merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya.
  2. Rasulullah SAW sangat lembut dan berempati ketika anak-anak mengalami penderitaan. Contoh: Ketika Ja’far bin Abu Tholib r.a, terbunuh dalam peperangan mut’ah, Nabi Muhammad SAW sangat sedih. Beliau segera datang ke rumah Ja’far dan menjumpai isterinya Asma bin Umais, yang sedang membuat roti, memandikan anak-anaknya dan memakaikan bajunya. Beliau berkata, “Suruh kemarilah anak-anak Ja’far. Ketika mereka datang, beliau menciuminya.”
  3. Rasulullah SAW tidak menyukai orang yang tidak memiliki kasih sayang pada anak kecil. Contoh: Al-Aqraa bin harits melihat Rasulullah SAW. mencium Al-Hasan r.a. lalu berkata, “Wahai Rasulullah, aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium mereka.” Rasulullah bersabda, “Aku tidak akan mengangkat engkau sebagai seorang pemimpin apabila Allah telah mencabut rasa kasih sayang dari hatimu. Barang siapa yang tidak memiliki rasa kasih sayang, niscaya dia tidak akan di sayangi.”
  4. Rasulullah SAW sangat memahami ketidaktahuan anak. Contoh: Seorang anak kecil dibawa kepada Rasulullah SAW untuk didoakan dimohonkan berkah dan diberi nama. Anak tersebut dipangku oleh beliau. Tiba-tiba anak itu kencing di pangkuan beliau, orang-orang yang melihatnya kaget dan berteriak. Beliau berkata, “Jangan di putuskan anak yang sedang kencing, buarkanlah dia sampai selesai dahulu kencingnya.” Beliau pun berdoa dan memberi nama anak itu. Ketika mereka telah pergi, beliau mencuci sendiri pakaian yang terkena kencing tadi.
  5. Rasulullah SAW sangat memahami perilaku anak yang senang bermain.Contoh: Ummu Kholid binti Kholid bin Sa’ad Al-Amawiyah berkata, “Aku beserta ayahku menghadap Rasululloh dan aku memakai baju kurung (gamis) berwarna kuning. Ketika aku bermain-main dengan cincin Rasulullah SAW, ayahku membentakku, tapi Rasulullah berkata, “Biarkanlah dia.” Kemudian beliau pun berkata kepadaku, “Bermainlah sepuas hatimu, Nak!
  6. Rasulullah SAW sering menyapa anak kecil dengan hangat. Contoh: Dari Anas, mengatakan “Rasulullah SAW selalu bergaul kami. Beliau berkata kepada saudara lelakiku yang kecil, ‘Wahai Abu Umair, mengerjakan apa si nugair (nama burung kecil).’”
  7. Rasulullah SAW tidak terganggu sholatnya walau sambil menggendong anak.Contoh: suatu Rasulullah SAW melakukan shalat, sedangkan Umamah binti Zainab diletakkan di leher beliau. Ketika beliau sujud, Umamah diletakkannya di lantai, dan ketika berdiri, Umamah diletakkan lagi di leher beliau. Umamah adalah anak kecil dari Abu Ash bin Rabigh bin Abdusysyam.
  8. Rasulullah SAW sangat lembut pada anak yang mengganggu sholatnya. Contoh: Rasulullah pernah lama sekali sujud dalam shalatnya, maka salah seorang sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda lama sekali sujud, hingga kami mengira ada sesuatu kejadian atau anda sedang menerima wahyu. Rasulullah SAW, menjawab, “Tidak ada apa-apa, tetaplah aku ditunggangi oleh cucuku, maka aku tidak mau tergesa-gesa sampai dia puas.” Adapun anak yang di maksud ialah Al-Hasan atau Al-Husain Radhiyallahu Anhuma
  9. Rasulullah SAW sangat berempati pada anak kecil yang menangis. Contoh: Ketika Nabi Muhammad SAW melewati rumah putrinya, yaitu sayyidah Fatimah r.a., beliau mendengar Al-Husain sedang menangis, maka beliau berkata kepada Fatimah, “Apakah engkau belum mengerti bahwa menangisnya anak itu menggangguku.” Lalu beliau memangku Al-Husain di atas lehernya dan berkata, “Ya Allah, sesungguhnya aku cinta kepadanya, maka cintailah dia.”
  10. Rasulullah SAW sangat mencintai anak yatim. Baca kisah Rasulullah dan Bocah Malang
Sumber:
http://cara-muhammad.com
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Menenal Kepribadian Melalui Golongan Darah


Lagi iseng-iseng browsing buat cari ide tema konsep naskah anak, gak sengaja liat resensi buku Touch My Heart : Mengenal Kepribadian Anak Menurut Golongan Darah, karya penulis dari Jepang yang bernama Toshitaka Nomi.
Hihiy... ternyata lucu juga buku ini bisa dijadikan panduan bagi perusahaan dalam mengenal karakter pribadi pekerjanya atau orang tua yang ingin menyelami sisi karakter sang anak sehingga akan lebih mudah dalam menyikapi dan memilih metode mendidik sang anak. Bahkan jangan heran jika di Jepang pun ada perusahaan yang hanya menerima orang-orang yang bergolongan darah A saja. Ada apakah dengan orang yang bergolongan darah A? Bahkan di sebuah pabrik di Jepang, 90% pekerjanya bergolongan darah A dan B, sisanya bergolongan darah O. Sungguh aneh memang dan di luar kebiasaan yang kita ketahui selama ini.

# GOLONGAN DARAH O

Tempramentnya :
- Berorientasi pada tujuan
- Memiliki keinginan yang lurus
- Tidak mau kalah
- Tidak suka dikontrol
- Bersifat romantis
- Memutuskan sesuatu berdasarkan fakta
- Mahir menggunakan bahasa yang baik
- Memiliki kesadaran sosial yang tinggi

Kelebihannya :
- Memiliki pemikiran dan rasa cinta yang kuat
- Memiliki keinginan untuk maju
- Benci kekalahan
- Memiliki harga diri yang tinggi
- Puitis, ingin membahagiakan orang lain
- Taat, Hangat, Bersahabat
- Tidak banyak bicara
- Keceriaan yang tidak dibuat-buat
- Memberikan teladan

Kekurangannya :
- Suka ikut campur
- Cenderung memutuskan sendiri
- Tidak peduli dengan perasaan orang lain
- Mudah grogi
- Terlalu PD saat mengucapkan opini sendiri
- Kekanak-kanakan
- Kurang akurat secara general
- Suka berkelahi, memberontak

___________________________________________________________

# GOLONGAN DARAH A

Tempramentnya :
- Khawatir terhadap sekeliling
- Menghormati aturan, tata cara
- Pemikirannya mudah berubah
- Pesimis terhadap masa depan
- Tahan untuk berupaya terus menerus
- Tidak puas dengan keadaan sekarang
- Ingin melakukan hal yang baik dalam hidupnya

Kelebihannya :
- Tidak mudah dibohongi
- Serius, tidak mau melanggar aturan
- Menghargai kerjasama tim
- Tidak ceplas-ceplos
- Dewasa, bertindak sesuai prinsip
- Berhati-hati, bijaksana
- Tegas, rapi, bersih, teratur
- Berperasaan halus
- Berbakat dan bermoral

Kekurangannya :
- Merasa benar sendiri
- Kalau ngambek, lama
- Suka ngotot
- Sedikit keras kepala
- Terlalu memusingkan apa kata lingkungan
- Gampang curiga
- Tidak pandai dalam mengambil keputusan

___________________________________________________________

# GOLONGAN DARAH B

Tempramentnya :
- Memiliki jalan sendiri, benci pembatasan
- Memiliki pemikiran dan fleksibel
- Menghargai keputusan yang akurat
- Pemikirannya praktis dan spesifik
- Berkonsenstrasi pada banyak hal
- Selalu optimis terhadap masa depan
- Sakit hatinya mudah sembuh
- Gejolak perasaannya besar

Kelebihannya :
- Simple tapi memiliki percaya diri
- Hidup untuk pekerjaan dan masyarakat
- Gigih, tekun
- Menggunakan pengalaman sebagai sesuatu yang berharga
- Berpikir positif
- Berani tapi kadang kekanak-kanakan
- Tidak menyembunyikan hati dengan kejujuran
- Perencanaannya bersifat praktis
- Kaya ide, demokratis, tulus
- Tenang, gampang mengerti, menarik
- Pembawaannya hangat

Kekurangannya :
- Terkadang tidak masuk akal
- Mudah dijebak
- Tidak punya mimpi
- Tindakannya sering berbeda dari yang lain
- Banyak komplain
- Tidak pasti, tidak tegas, bimbang
- Kurang cermat
- Suka melawan

___________________________________________________________

# GOLONGAN DARAH AB

Tempramentnya :
- Pertimbangan dan analisisnya tajam
- Pandai membina hubungan
- Kontrol emosinya kurang
- Tertarik akan fantasi / dongeng
- Berkonsentrasi tinggi tapi tidak bisa mempertahankannya
- Membenci kemunafikan

Kelebihannya :
- Ceria, manis, cerdas
- Loyal, pandai, adil
- Suka memberi bantuan
- Berkepala dingin
- Memiliki keinginan besar
- Efisien, cepat dalam menangkap hal penting
- Hobinya banyak
- Konsisten
- Sopan, rendah hati, sederhana

Kekurangannya :
- Tekadnya kurang bulat
- Tidak suka mengambil resiko
- Tidak terlalu mementingkan formalitas
- Kurang menyenangkan
- Pandai dalam pembenaran diri
- Kurang sabar
- Monoton
- Berkarakter ganda
- Mudah menyerah
- Tidak membereskan apap yang telah dilakukan
- Tidak cukup kebebasan
- Suka mengkritik
- Sering menyakiti perasaan orang lain

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

La Tahzan…. Don’t cry….... Jangan Sedih...!!! Ganbareee… Never Give Up…. Semangaaaaat!!!


Sungguh, Allah sangat sayang kepadaku. Janji Allah tak akan pernah bohong. Aku sudah merasakannya, merasakan manfaat dari kunci membuka rezeki dengan silaturahmi. Seminggu melepas pekerjaan berniat ingin refreshing dan mengatur langkah strategi untuk berkaya dan mencari rezeki kembali, ternyata Allah tak ingin membiarkanku berlama-lama bersedih dan hidup terisolasi. Sehabis meng-charge iman dan pengetahuan, akhirnya mata dan hati ini ingin tahu lebih dalam dan mempraktekkan apa yang Rasulku katakan, “Barangsiapa ingin dibentangkan PINTU RIZKI untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung SILATURAHMI.” (HR. Bukhari). Zaman sudah canggih, banyak media untuk bersilaturahmi dan mendoakan jika belum sempat untuk saling berkunjung dan bertatap muka. Dengan itikad baik, melalui ponsel dan media jejaring sosial, aku coba menanyakan kabar dan mendoakan teman2 lama dengan maksud bersilaturahmi dan mengharap pertolongan Allah.

Menyambung tali silaturahmi akan mendapat balasan kebaikan yang cepat "Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? 'Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi. Sedangkan, yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ibnu Majah). Sungguh, aku rasakan itu! Alhamdulillah, Segala puji bagi-Mu, Rabbku penguasa alam semesta. Allah, bimbing aku agar selalu dapat menjadi hamba-Mu yang pandai mensyukuri nikmat, seperti yang Engkau katakan, “Sesungguhnya apabila kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu dan apabila kamu menkufuri , maka sesungguhnya azab – Ku amatlah pedih” Sungguh, aku sangat takut akan azab-Mu.

Sehari kemudian, saat tubuh ini sedang merasakan kurang sehat dan hanya ingin berbaring dan berisitirahat di tempat tidur, tiba-tiba ada message dari teman lama yang mengajakku online dan berdisiku. Aku pun menyampa.. Wow.. is good news how a beautiful day for me…! Bahagia dan bersyukur. Ternyata topik inti diskusinya adalah memberikan kepercayaan kepadaku untuk menjadi editor dan wakil perusahaannya untuk menggawangi kebutuhan naskah sebuah penerbit. Alhamdulillah… Allah, ridhai aku, semoga aku bisa menjalani dan sebuah kepercayaan dan amanah ini. Tak terpikir untuk kembali memndapatkan amanah secepat ini dengan sebuah landasan kepercayaan. Alhamdulillah, aku tak perlu mengirim surat application, menunggu, dan berharap. Allah sungguh baik kepadaku dan mempermudah jalanku.

“Bekerja online… dengan internet tidak ada yang tak mungkin…” Itu kata temanku. Ya, inilah pekerjaan yang akan kujalaani dengan serius untuk saat ini karena memang kantor yang mewadahiku bekerja berada di bandung sementara aku berada di Jakarta dan akan menggawangi kebutuhan naskah di penerbit yang ada di Jakarta. Kembali dan kembali menekuni buku anak. Sebuah awal karier pada profesi pekerjaan yang aku pilih. Insya Allah, minatku saat ini masih sama dengan minat awal-awal ketika aku ingin meniti karier untuk bergelut di dunia buku anak dan parenting. Allah, mudahkan segala urusanku. Aku akan semangat menjalani hari-hariku selanjutnya dengan mengharap ridha-Mu. Terima kasih ya Allah, Kau telah menghapus kesedihan dan kekecewaan di hati ini. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu. Dan Kami telah menghilangkan darimu beban. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka, apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Rabb-mu lah hendaknya kamu berharap (QS. Al-Insyirah 1-8)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tentang Ilmu

Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)

 Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)

 Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami) Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).

 “Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari)

Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali (Shahih Tirmidzi)

 Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

 Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )

 Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )

 Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

 Duduk bersama para ulama adalah ibadah. (HR. Ad-Dailami)

 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)

 Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.(Bukhari)

 Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

 Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori)

 Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka.

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah) Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232)

 Abu Musa mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang dapat menerima air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada bagian yang dapat menerima air), lalu tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras dapat menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia lalu mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia pandai dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau menerima petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari)

 Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)

 Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)

 Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)

 Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)

 Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)

 Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani)

 “Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina” * Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.”

 Wallahu a’lam.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Berharap Sebuah "Akhir" yang Terbaik

Bismillahirrahmanirrahim.
Allah, aku yakin segala takdirku pasti telah Engkau catatkan di Lauh Mafhuz. Allah, hari ini, aku mohon bimbingan-Mu atas sebuah keputusan yang akan aku buat untuk mengakhiri dan menuntaskan amanah pekerjaan ini. Allah, bimbinglah aku agar selalu berada dalam cinta dan perlindungan-Mu. Semoga ketenangan hati yang kurasakan saat ini adalah jawaban-Mu akan sebuah keputusan yang mantap karena Rabb-ku, dan bukannya sebuah keputusan yang dilandasi oleh hawa nafsu dan amarah. "Tiada yang bisa mengubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik." [HR. Tirmidzi]

 Allah, sesungguhnya Engkau adalah Rabb-ku yang Maha Mengawali dan Mengakhiri. Ya Allah, Ya Awwal. Ya Akhir. Hanya Engkaulah yang maha memulakan atas segala sesuatu dan Engkau pula yang akan mengakhiri. Semoga ini adalah akhir yang terbaik dari amanah yang aku emban. Sebuah amanah pekerjaan yang Engkau titipkan untukku dan akan aku tuntas karena Engkau, Rabbku yang Mahaperkasa.


Alhamdulillah terima kasih ya Allah atas segala nikmat-Mu hingga sampai detik ini masih dapat aku rasakan cinta dan kasih-Mu. Selanjutnya, kan kurangkai kata demi kata dalam bab-bab buku sejarah kehidupanku. Akan kutata kembali kepingan-kepingan puzle kehidupanku yang telah berantakan. Allah, tuntun dan bimbinglah jiwa ini agar selalu berada dalam dekapan-Mu, dan jangan biarkan diri ini yang lemah dan tak berdaya terjerat oleh nafsu dan bergantung kepada makhuk-Mu. Ya Allah, jadikanlah amal terbaik kami sebagai penutup amal kami. Jadikanlah umur terbaik kami sebagai akhirnya. Dan jadikanlah hari terbaik kami sebagai hari kami menjumpai-Mu. Aamiin.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS